Eksposisi kelompok Mathetes
Perikop 2 Tesalonika 3 :1-15
Thema :
Permohonan Doa dan Perintah untuk Bekerja
Syalom, bapak /ibu yang dikasihi Tuhan Yesus.
Bapak ibu , dalam kehidupan kita sehari-hari pasti pernah mengalami pergumulan hidup, rintangan /tantangan apakah masalah ekonomi, kesehatan, ketakutan, kekhawatiran dsb. Apalagi pergumulan itu sudah lama dan kita merasa blm ada jalan keluar yg terbaik. Jika saat kita menghadapi salah satu dari pergumulan tersebut, kita butuh dukungan doa dari orang-orang yang ada didekat kita, apakah itu keluarga, sahabat, grup pelayanan kita atau hamba Tuhan. Kita butuh dukungan doa supaya kita kuat melewati pergumulan tersebut dan iman kita tidak goyah.
Bapak ibu, pada ayat 1-2 , Rasul Paulus menulis surat kepada jemaat di Tesalonika, bahwa dia memohon dukungan doa dari jemaat di Tesalonika supaya :
● Firman Tuhan beroleh kemajuan dan dimuliakan.
● Hamba Tuhan terlepas dari para pengacau dan orang-orang jahat.
● Beroleh iman yang kuat.
Rasul Paulus memohon dukungan doa karena dia merasa banyak perlawanan hebat dari orang-orang yang tidak beriman yang menghambat pelayanannya dalam menyebarkan Firman Tuhan.
Rasul Paulus mengetahui banyak orang-orang bukan hanya menolak untuk percaya, bahkan mengancam semua orang yang percaya.
Namun di ayat 3-5 , Rasul Paulus mengingatkan bahwa perlawanan dapat diatasi karena kita punya Allah yang setia yang lebih berkuasa dari segalanya . Tuhan akan menguatkan hatimu, dan memelihara kamu terhadap yang jahat. Tuhan akan membantu ketaatan jemaat Tesalonika baik pada saat itu maupun yang akan datang. Rasul Paulus mengajarkan, teruslah melakukan dan akan melakukan firman Tuhan maka Tuhan akan menunjukkan hatimu kepada kasih Allah dan ketabahan Kristus.
Bapak ibu, dalam hidup kita perlu dukungan doa dari orang lain untuk menguatkan iman kita dalam menghadapi pergumulan hidup tapi apakah cukup hanya dukungan doa dari orang lain ? Tuhan juga rindu agar kita datang sendiri kepadaNya , berdoa dan berharap serta percaya bahwa Tuhan akan menguatkan kita dan memelihara kita serta menolong kita karena Tuhan berkata dalam kitab Matius 11:28 TB
Marilah kepada-Ku, semua yang letih lesu dan berbeban berat, Aku akan memberi kelegaan kepadamu. Dan Yakobus 5:16b(TB) Doa orang yang benar, bila dengan yakin didoakan, sangat besar kuasanya.
Bapak ibu yang terkasih, Rasul Paulus dalam setiap pelayanannya, dia menunjukkan teladan/contoh kepada jemaat bahwa dia tidak lalai bekerja. Hal ini dia pesankan kepada jemaat di Tesalonika karena masalah kemalasan untuk bekerja yang menguasai jemaat tersebut. Rasul Paulus berpesan untuk menjauhi orang yang tidak bekerja dan tidak menuruti ajaran-ajaran yang telah diberikan.
Keteladanan yang ditunjukkan Rasul Paulus ini, agar dapat diikuti oleh jemaat sekalipun Rasul Paulus berhak untuk memperoleh bantuan keuangan ataupun roti dari jemaatnya, namun dia berusaha dan berjerih payah siang malam, supaya jangan jadi beban bagi siapapun.
Bapak ibu, kenapa Rasul Paulus mengatakan, jika seorang tidak mau bekerja, janganlah ia makan? Rasul Paulus sudah beberapa kali memperingatkan atau menghimbau mereka untuk rajin bekerja. Tetapi mereka menunjukkan ketidak inginan untuk bekerja dengan kata "tidak mau" . Peringatan ini juga dikatakan karena Rasul Paulus mendengar berita yang tidak baik bahwa ada orang yang tidak tertib hidupnya dan tidak bekerja melainkan sibuk dengan hal-hal yang tidak berguna atau orang yang suka mencampuri urusan orang lain. Rasul Paulus menegur dan memperingati serta menasehati dalam Tuhan Yesus orang-orang tersebut untuk tetap melakukan pekerjaannnya agar dia dapat makan makanannya sendiri.
Demikian juga kita sebagai orang tua yang mempunyai anak , mungkin baru lulus SMA ataupun dari perguruan tinggi. Pasti kita akan mengingatkan anak untuk mencoba mencari pekerjaan dan melamar pekerjaan di berbagai tempat . Knp?? Apakah karena kita sebagai orang tua sudah banyak mengeluarkan biaya selama anak sekolah? Tentu bukan ya bapak ibu. Tapi sebagai orang tua kita mau anak kita untuk mulai berpikir untuk bertanggung jawab dalam hidupnya serta memikirkan masa depannya. Dengan bekerja kita mau anak mulai belajar mengatur keperluannya dalam hal keuangan dan waktunya. Sebab jika anak tidak ada kegiatan / bekerja, maka anak akan menjadi malas dan mungkin hanya akan sibuk dengan teman-temannya dan menghabiskan waktu dengan percuma.
Sebagai pesan terakhir Rasul Paulus kepada jemaat di Tesalonika adalah :
● Janganlah jemu-jemu berbuat baik
● Tandailah orang-orang yang tidak mau mendengar apa yang dikatakan dan jangan bergaul dengan dia supaya dia malu
● Tetapi janganlah anggap dia sebagai musuh , tetapi tegorlah dia sebagai seorang saudara.
Bapak ibu, apa yang menjadi teladan bagi hidup kita zaman sekarang ini?
1. Tetaplah berdoa buat pelayanan hamba Tuhan dan setiap orang yang terbeban.
2. Tetap percaya bahwa Tuhan tetap setia dan menunjukkan kasihNya kepada kita.
3. Tetap bekerja agar kita dapat makan dari jerih payah kita sendiri
4. Tetap berbuat baik dan tidak menganggap seseorang sebagai musuh tetapi menegurnya sebagai saudara.
Dengan kita mau mendukung doa bagi perluasan pekerjaan Tuhan dan hamba hamba-Nya, juga dengan hidup tertib dan rajin bekerja demi tidak menjadi beban bagi orang lain, maka kita telah berbagi dalam memperluas kerajaan Allah melalui kesaksian dan keteladanan hidup yang juga kita nyatakan.
Amin, Tuhan memberkati kita
Tidak ada komentar:
Posting Komentar