Selasa, 19 Juli 2022
Bersyukur karena Anugrah-Nya
Ibadah Yang Berkenan kepada Tuhan membuat Iman kita tidak Tergoyahkan(PRESENTASI Antiokhia 19 Juli2022)
Nama/Kelompok:RIANA - ANTIOKHIA
Perikop: IBRANI12:18-29
1.Negara Gagasan Utama Perikop :
Paulus meminta orang Kristen Israel beribadah dengan cara yang benar dan berkenan pada Tuhan karena Tuhan Yesus adlah kerajaan yang tidak tergoyahkan .
2.Negara-Gagasan Utama Khotbah:
Ibadah kepada Tuhan Yesus dengan cara bersyukur yang berkenan pada Tuhan membuat kita Teguh tidak akan tergoyahkan karena kita Akan mendapat Kerajaan Allah .
.
3. Pulau 1 :
Paulus Memberikan Contoh cara beribadah kepadaTuhan waktu Musa dan waktu Tuhan Yesus
· Penjelasan ayat :12-24
- Paulus menggambarakan Kekuasaan Tuhan yang Musa lihat waktu Tuhan menurunkan hukum Taurat kepada bangsa Israel
- Pada jaman Musa Kekuasaan Tuhan di tunjukan dalam bentuk Kekuasaan
- Sangat Dahsyat dan menggentarkan .
- Peribadatan didasarkan pada kurban .
- Seperti peristiwa di Gunung Sinai
- Paulus menggambarkan Kasih Tuhan Yesus kepada orang Israel, yang dengan penuh Cinta Kasih.
- Paulus membandingkan pengorbanan Tuhan Yesus untuk menebus dosa,sedangkan darah Abel untuk balas dendam.
- Peribadahan didasarkan pengucapan sYUKUR
- Menjanjikan gunung Sion yang damai sejahtera.
- Sebagai orang Kristen kita tidak usah takut akan penghukuman yang dahsyat, Karena Tuhan Yesus sudah datang dengan penuh kasih dan pengampunan
· Global View:
-Matius 6:14-15
"Karena jikalau kamu mengampuni kesalahan orang, Bapamu yang di sorga akan mengampuni kamu juga. Tetapi jikalau kamu tidak mengampuni orang, Bapamu juga tidak akan mengampuni kesalahanmu." –
-Efesus 4:31-32.
Segala kepahitan, kegeraman, kemarahan, pertikaian dan fitnah hendaklah dibuang dari antara kamu, demikian pula segala kejahatan. Tetapi hendaklah kamu ramah seorang terhadap yang lain, penuh kasih mesra dan saling mengampuni, sebagaimana Allah di dalam Kristus telah mengampuni kamu.
-1Petrus2:10
Kamu yang dahulu bukan umat Allah ,tetapi yang sekarang telah menjadi umatnya,yang dahulu tidak dikasihani ,tetapi yang sekarang telah beroleh belah kasihan.
· "Aplikasi :
Hubungan umat dengan Tuhan menjadi sesuatu hubungan yang penuh cinta Kasih ,dan Kudus jika melakukan dengan benar sesuai firman yang dismpaikan Tuhan Yesus , dengan perantara Roh Kudus dalam kehidupan masa sekarang dan kehidupan sehari hari dengan keluarga ,lingkungan dan sesama.
· Illustrasi :
Menjadi orang Kristen yang benar karena Kasih dan Pengampunan
Paus Yohannes Paulus II mengampuni Mehmet Ali Aqsa
Dua hari setelah Natal di tahun 1983, laki-laki tua berusia 63 tahun itu mendatangi sebuah penjara. Di dalam penjara, ia dipertemukan dengan seorang laki-laki muda yang jadi narapidana disana. Usia laki-laki muda itu 25 tahun. "Aku memaafkanmu, Sahabat. Aku mengampunimu," ujar laki-laki itu sambil memeluk laki-laki muda itu, seperti diceritakan dalam Takhta Suci Vatikan (2005). Laki-laki 63 tahun itu, yang tak lain adalah Paus Yohanes Paulus II. Dan, laki-laki 25 tahun itu adalah Mehmet Ali Agca, yang dua tahun sebelumnya hendak membunuh orang nomor satu di Vatikan itu.
4.Pulau 2:
Secara Jelas Paulus mengatakan bahawa memilih Tuhan Yesus akan menjadikan kita Teguh tidak tergoyahkan karena kita mendapatkan Kerajaan Allah.
Penjelasan Ayat: 25-29
- Percaya kepada yang berbicara Firman karena itu suara dari Surga
- Bahwa Darah pengorbanan Tuhan Yesus untuk menebus dosa manusia sedaangkan darah Abel untuk pembalasan.
- Tuhan Yesus adlah tempat yang Aman , seperti gunung Sion
- Jangan membuat Tuhan marah
- Tuhan Yesus membawa Kerajaan Allah yang menjanjikan Keadaan yang damai sejahtera
- Kerajaan Allah dan Tuhan Yesus adalah kerajaan yang tidak tergoncangkan, sehingga kita harus beribadah sesuai kehendaknya., dengan hormat dan takut.
· Global View:
"Dan kabar baik tentang Kerajaan ini akan diberitakan di seluruh bumi, sebagai kesaksian bagi semua bangsa, kemudian akhir itu akan datang.
-Markus 1:15
kata-Nya: "Waktunya telah genap; Kerajaan Allah sudah dekat. Bertobatlah dan percayalah kepada Injil
· Aplikasi
Jika memilih patuh kepada Tuhan Yesus yang penuh dengan Kasih maka kita akan selalu kuat dan survive menjalani hidup dimanapun kita berada dan kapan pun jika menerapkan firman Tuhan dalam kehidupan sehari hari ,orang lain akan melihat kita kuat karena Iman kita .
· ILustrasi;
Kisah Rasul Paulus dari Penista Tuhan Yesus sampai menjadi Rasul
Pengikut Setia dan Rasul yang Utama Adalah cerita yang menggambarkan tentang pengalaman yang nyata menjadi pengikut Tuhan Yesus .
5.Penutup:
.Mengikuti Tuhan Yesus adalah tujuan yang jelas menuju Kerajaan Allah yang Kekal tidak tergoncangkan
Kekudusan Tuhan
SETIALAH BERIBADAH KEPADA ALLAH
Bogor-KPA, 19 Juli 2022
Presentasi dari kelompok Ecclesia
Ibrani 12:18-29
Negara :
Setialah beribadah kepada Allah yang telah menganugerahkan kerajaan yang tidak tergoncangkan
Pulau 1,
Setialah beribadah kepada Allah
Penjelasan :
Alasan kita harus beribadah hanya kepada Allah adalah :
· Karena kita telah datang ke Bukit Sion, kota Allah yang hidup, Yerusalem sorgawi
· Karena kita tidak akan luput dari hukuman jika menolak firman yang disampaikan Kristus dan berpaling dari Dia yang berfirman dari sorga
· Karena Allah adalah api yang menghanguskan
Global view:
Ibrani 10:25
Janganlah kita menjauhkan diri dari pertemuan-pertemuan ibadah kita, seperti dibiasakan oleh beberapa orang, tetapi marilah kita saling menasihati, dan semakin giat melakukannya menjelang hari Tuhan yang mendekat.
Matius 6:24
Tak seorang pun dapat mengabdi kepada dua tuan. Karena jika demikian, ia akan membenci yang seorang dan mengasihi yang lain, atau ia akan setia kepada yang seorang dan tidak mengindahkan yang lain. Kamu tidak dapat mengabdi kepada Allah dan kepada Mamon."
Ilustrasi :
Ibaratnya sama seperti sebuah pipa air yang setiap hari setia untuk mengirimkan air kepada kita dari sumbernya. Adalah keliru kalau berpikir bahwa begitu pipa selesai di pasang, maka selesailah sudah pekerjaan, air akan selalu datang kepada kita setiap hari dengan setia.
Ternyata kalau pipa-pipa tersebut tidak dipelihara, baik terhadap pipa itu sendiri maupun kualitas air yang dikirim dari pipa-pipa tersebut, maka suatu waktu pasti akan muncul masalah pada instalasi pipa tersebut.
Kita perlu setia memelihara agar mendapatkan hasil baik, yang juga setia menghampiri kita.
Aplikasi :
Janganlah kita menjauhkan diri dari pertemuan pertemuan ibadah kita.
Pulau 2,
Anugerah Kerajaan yang tidak tergoncangkan
Penjelasan,
Apa respon kita setelah menerima anugerah kerajaan yang tidak tergoncangkan ?
· Jangan menolak dan jangan berpaling dari Dia, ayat 25
· Kita harus mengucap syukur, ayat 28
· Beribadah dengan cara yang berkenan kepada Allah, dengan hormat dan takut akan Allah, ayat 28, karena Allah adalah api yang menghanguskan, ayat 29.
Global view :
Mazmur 15:1-5
1, Mazmur Daud.
TUHAN, siapa yang boleh menumpang dalam kemah-Mu?
Siapa yang boleh diam di gunung-Mu yang kudus?
2, Yaitu dia yang berlaku tidak bercela,
yang melakukan apa yang adil dan yang mengatakan kebenaran dengan segenap hatinya,
3, yang tidak menyebarkan fitnah dengan lidahnya, yang tidak berbuat jahat terhadap temannya
dan yang tidak menimpakan cela kepada tetangganya;
4, yang memandang hina orang yang tersingkir, tetapi memuliakan orang yang takut akan TUHAN; yang berpegang pada sumpah, walaupun rugi;
5, yang tidak meminjamkan uangnya dengan makan riba dan tidak menerima suap melawan orang yang tak bersalah.
Siapa yang berlaku demikian, tidak akan goyah selama-lamanya.
Ilustrasi : Gereja yang Kokoh
Semua perusahaan, kerajaan dan segala sesuatu yang berasal dari dunia, pasti akan berlalu dan tidak kekal.
Tetapi Yesus berfirman bahwa gereja-Nya yang kudus dan Am akan ada selamanya.
Menurut Yesus, gereja-Nya tidak akan mengalami hal yang demikian.
Mungkin akan ada beberapa organisasi gereja yang berakhir, namun "alam maut" tidak akan pernah menang melawan gereja yang dibangun oleh Yesus.
Saat Dia berkata "jemaat-Ku" (Matius 16:18), yang Dia maksudkan adalah semua orang percaya -- baik dahulu, sekarang, dan di masa yang akan datang.
Paulus menyebut kelompok yang besar ini "tubuh Kristus" (1 Korintus 12:27).
Saat kita mempercayai Yesus, kita menjadi anggota tubuh-Nya, yaitu gereja.
Dan saat Yesus menyebut "alam maut", Dia mengacu pada kematian, karena alam maut adalah tempat kediaman orang-orang yang telah meninggal dunia. Satu demi satu orang percaya mati dan berjalan melalui "gerbang-gerbang" itu, namun hal ini tidak mengubah ataupun memperkecil gereja.
Mereka hanya bergabung dengan para pemenang di "Yerusalem surgawi" (Ibrani 12:22-24).
Terpujilah Allah, karena gereja tak dapat dihancurkan! --Herb Vander Lugt
Aplikasi :
Kita mengucap syukur karena telah menerima anugerah Tuhan yaitu kerajaan yang tak tergoncangkan, oleh karenanya kita harus berupaya dengan sungguh sungguh beribadah dengan cara yang berkenan kepada Allah yaitu dengan hormat dan takut akan Allah.
Oleh oleh :
Marilah kita selalu setia beribadah kepada Allah dengan cara yang berkenan, dengan hormat dan takut akan Allah.
EKSPOSISI IBRANI 12:18-29 OLEH RAJA RAJA.
Senin, 11 Juli 2022
EKSPOSISI PERIKOP YESAYA 41 : 8-20
"Dipegang Tuhan"
YESAYA 41 : 8 – 20
EKSPOSISI- ECCLESIA
Shalom Ibu Bpk yang terkasih dalam Tuhan,
Israel berada dalam masa pembuangan di Babel dan mengalami masa yang sulit dan penuh dengan tekanan. Keadaan ini membuat Israel tidak berdaya, kehilangan kekuatan dan pengharapan. Sehingga Israel merasa Tuhan melupakan dan menolak mereka. Namun dalam perikop ini, Allah mengingatkan Israel bahwa mereka adalah bangsa istimewa bagi Allah. Kasih Allah begitu besar pada Israel sehingga menjadikan mereka sebagai bangsa pilihan Allah (2 x tertulis dalam ayat 8 … telah kupilih dan ayat 9 … Aku telah memilih engkau). Tuhan menegaskan tidak hanya Israel telah dipilih, Israel juga dikasihi (ay 8) dan Israel adalah hamba-Ku (ay 8&9). Tuhan menegaskan bahwa Israel tidak dilupakan dan ditolak oleh Tuhan.
Dan sebanyak tiga kali perikop ini menuliskan 'Janganlah takut..' ayat 10, 13 dan 14, hal ini menyatakan peneguhan Allah pada Israel, walau dalam suasana pembuangan, kesulitan dan penderitaan yang mereka hadapi, agar mereka tidak takut, bimbang ataupun khawatir. Karena Kasih Allah yang besar Israel juga istimewa karena mendapat berkat khusus dari Allah. Ayat 10 sampai 19 kita bisa melihat berkat penyertaan, peneguhan, pertolongan, kekuatan, perlindungan dan kemenangan dari Tuhan. Tuhan yang sudah menebus (ay14) adalah Tuhan yang akan menolong mereka dan memberi mereka sukacita (ay 16… engkau ini akan bersorak sorai di dalam Tuhan) sehingga Israel dapat bermegah di dalam Tuhan, Yang Mahakudus, Allah Israel.
Berkat pemeliharaan Tuhan juga tertulis dalam ayat 17, 18 dan 19. Tuhan kita Tuhan yang peduli akan kesusahan umat-Nya dan tidak pernah meninggalkan mereka. Tuhan memberi janji peneguhan bagi umat-Nya. Seperti seorang anak yang baru pertama kali akan memasuki dunia sekolah, merasa cemas dan takut saat akan memasuki kelasnya, namun tangan Ibu atau Ayah mereka memegang untuk memberi peneguhan agar sang anak tidak takut. Ibu dan Ayah tidak akan membiarkan dan meninggalkan mereka begitu saja.
Scholar Os Guinness mengatakan: "To believe in God is to 'Let God be God. This is the chief business of faith". Saat kita mempercayakan diri pada Tuhan, biarkan Tuhan menjadi Tuhan, ini adalah hal utama dari sebuah iman percaya / sebuah keyakinan kata Scholar Os Guinness. Ayat 10, 13 dan 17 meneguhkan hal ini: Aku ini Allahmu, Aku ini Tuhan, Allahmu, Aku, Tuhan.
Memang tidak mudah, dan tidak kita pungkiri, saat 2 tahun lebih kita hidup dalam masa pandemi, ini membuat hampir semua orang di seluruh belahan dunia dalam keadaan tertekan, cemas dan takut. Semua rencana yang sudah dibuat kehilangan kekuatannya dan semua harapan kehilangan sinarnya. Banyak umat percaya juga bertanya-tanya mengapa Tuhan membiarkan ini terjadi, merasa Tuhan melupakan dan menolak mereka.
Kiranya melalui perikop ini kita juga ditegaskan dan diteguhkan kembali bahwa sebagai orang percaya agar janganlah takut, karena Tuhan kita adalah Tuhan yang tidak pernah meninggalkan umat pilihan-Nya, Tuhan tidak pernah melupakan dan menolak disaat kesusahan kita. Tuhan memegang dengan tangan kanan-Nya dan memberi kita kemenangan (ay10), Tuhan, Allah, memegang tangan kanan kita (ay13). Tangan kanan dikatakan melambangkan sebuah tempat kehormatan dan status, seperti Tuhan Yesus Kristus yang duduk di sebelah kanan Allah menunjukkan tempat kehormatan dan status Tuhan Yesus. Kuatkan dan teguhkanlah hatimu, janganlah takut dan jangan gemetar karena mereka, sebab Tuhan, Allahmu, Dia-lah yang berjalan menyertai engkau; Ia tidak akan membiarkan engkau dan tidak akan meninggalkan engkau (Ulangan 31:6).
Dengan membiarkan Tuhan menjadi Tuhan atas hidup kita, ingatlah ada tangan Tuhan yang selalu memegang, menolong dan menguatkan sehingga kita mampu melewati setiap persoalan dalam tuntunan tangan kanan-Nya.
Dan jangan lupakan segala kebaikan-kebaikan Tuhan dari segala yang sudah Tuhan buat dan ciptakan, kecaplah dan lihatlah, sehingga menjadi kesaksian bagi semua orang bahwa tangan Tuhanlah yang membuat semuanya dan Allah Israel, Yang Mahakudus lah yang menciptakannya.
Amin. (ws)
Sabtu, 09 Juli 2022
Presentasi Kelompok Antiokia - Hosea 1 : 2 – 9
NEGARA
Ketidaksetiaan umat - Nya diperagakan lewat kehidupan nabi Hosea
PULAU 1
Ketidaksetiaan umat - Nya :
Penjelasan :
- Umat bersundal hebat dengan membelakangi - Nya (2)
- Allah memerintahkan Hosea menikah dengan perempuan sundal dan memperanakkan anak² sundal (2)
- Anak² diberi nama :
3.1 Yang pertama, Yizreel ( = Allah menceraiberaikan ) (4)
3 2. Yang kedua, Lo Ruhama ( = Tuhan tidak akan menyayangi lagi ) (6)
3.3. Yang ketiga, Lo Ami ( = kamu bukan umat - Ku dan Aku bukanlah Allah mu ) (9)
PULAU 2
Aplikasi :
Allah sangat menginginkan kita setia kepada - Nya
GLOBAL VIEW :
- Hosea 6 : 6 ~ Sebab Aku menyukai kasih setia, dan bukan korban sembelihan, dan menyukai pengenalan akan Allah, lebih daripada korban² bakaran.
Oleh2
Dari dahulu sama saja keinginan - Nya yaitu agar kita setia kepada - Nya !
Presentasi Kelompok Antiokia
5 Juli 2022
Perikop : Hosea 1 : 2 – 9
(Asikin Gunawan)
Rabu, 06 Juli 2022
HOSEA 1 = 2 – 9 (PRESENTASI KELOMPOK RAJA-RAJA, OLEH HENDRA KURNIAWAN 05 JULI 2022)
Bogor, KPA, 05 Juli 2022
Presentasi Kelompok Raja – Raja, oleh Hendra Kurniawan
Perikop : Hosea 1 = 2 – 9
Negara : Tuhan memberi peringatan untuk bertobat.
1. Pulau 1
Tuhan memberi kesempatan kepada bangsa Israel untuk bertobat melalui peringatan demi peringatan.
Kota Penjelasan
Tuhan ingin memakai Hosea sebagai peringatan untuk pengajaran bagi umat Israel, dimana Hosea melayani di kerajaan utara (Israel utara). Tuhan memberi peringatan demi peringatan agar bangsa Israel mau bertobat, sehingga hukuman tidak menimpa kepada bangsa itu.
Peringatan 1 :
Tuhan berfirman kepada Hosea untuk pergi dan mengawini perempuan yang suka bersundal (Hosea 1 = 2)
Hubungan Allah dengan Israel sering kali disamakan dengan ikatan pernikahan. Tuhan diibaratkan sebagai mempelai laki-laki dan sangat menyayangi bangsa Israel sebagai mempelai perempuan, tetapi bangsa Israel telah mengkhianati Tuhan.
Disini Tuhan memakai cara yang tidak lazim, spektakuler, mengejutkan. Hal ini Tuhan lakukan karena pada saat itu bangsa Israel dalam situasi kritis moral, mereka melakukan perbuatan yang sangat durhaka, melakukan perbuatan yang sudah keterlaluan dan kotor di mata Tuhan. Melakukan perselingkungan dan perzinahan, bahkan melakukan perzinahan rohani, yaitu dengan membelakangi dan berpaling dari Allah dengan menyembah illah-illah lain.
Hosea pergi dan mengawini Gomer binti Diblaim (Hosea 1 = 3a)
Disini kita melihat sifat Hosea yang setia dan mempunyai rasa tanggung jawab yang besar. Setia karena Hosea patuh dan menurut perintah Tuhan. Tanggung jawab yang besar, karena Tuhan menempatkan Hosea di Israel utara sebagai tempat pelayanannya, sehingga Hosea merasa bertanggung jawab atas segala perbuatan bangsa Israel ini.
Peringatan 2 :
Tuhan berfirman kepada Hosea untuk memperanakkan anak-anak sundal dari perempuan sundal yang dikawininya karena negeri ini bersundal hebat dengan membelakangi Tuhan. Gomer melahirkan anak laki-laki bagi Hosea dan Tuhan memerintahkan kepada Hosea untuk memberikan nama Yizreel kepada anak itu. Sebab sedikit waktu lagi Tuhan akan menghukum keluarga Yehu karena hutang darah Yizreel dan Tuhan akan mengakhiri pemerintahan kaum Israel. Tuhan memperingatkan kepada bangsa Israel, bilamana mereka tidak bertobat Allah akan mencerai beraikan mereka dan akan terjadi pertumpahan darah diantara mereka (Hosea 1 = 2b – 3b)
Peringatan 3 :
Perempuan itu melahirkan lagi seorang anak perempuan dan Tuhan memerintahkan untuk memberi nama Lo Ruhama, sebab Tuhan tidak akan menyayangi lagi kaum Israel dan sama sekali tidak mengampuni mereka (Hosea 1 = 6)
Peringatan Tuhan kali ini bila mereka tidak bertobat, Allah tidak lagi menaruh belas kasihan kepada mereka bila suatu saat mereka akan diserang dan dihancurkan oleh musuh mereka.
Peringatan 4 :
Tetapi Tuhan akan menyayangi kaum Yehuda (Israel utara) dan menyelamatkan mereka demi Tuhan (Hosea 1 = 7)
Tuhan-pun memperingatkan kepada bangsa Israel bila mereka bertobat, Tuhan kembali akan menyayangi mereka seperti Tuhan menyayangi kaum Yehuda.
Peringatan 5 :
Setelah menyapih Lo Ruhama perempuan itu melahirkan seorang anak laki-laki dan Tuhan memerintahkan untuk memberikan nama Lo Ami, sebab mereka ini bukanlah umat Tuhan dan Tuhan bukanlah Allah mereka (Hosea 1 = 8 – 9)
Saat ini Tuhan memberikan peringatan keras, bila mereka masih saja tidak mau bertobat, Tuhan katakan bahwa mereka bukan lagi umat Allah dan Tuhan bukan lagi Allah mereka.
Global View
- Yesaya 54 : 5
Sebab yang menjadi suamimu ialah Dia yang menjadikan engkau Tuhan semesta alam namaNya yang menjadi Penebusmu ialah Yang Maha Kudus, Allah Israel. Ia disebut Allah seluruh bumi.
- Yesaya 20 : 2
Pada waktu itu berfirmanlah Tuhan melalui Yesaya bin Amos. FirmanNya = "Pergilah dan bukalah kain kabung dari pinggangmu dan tanggalkanlah kasut dari kakimu". Lalu ia berbuat demikian, maka berjalanlah ia telanjang dan tidak berkasut.
- Yesaya 20 : 3
Berfirmanlah Tuhan = "Seperti hambaKu Yesaya berjalan telanjang dan tidak berkasut tiga tahun lamanya sebagai tanda dan alamat terhadap Mesir dan terhadap Etiopia.
- Kisah Para Rasul 3 : 19 – 20
Karena itu sadarilah dan bertobatlah, supaya dosamu dihapuskan, agar Tuhan mendatangkan waktu kelegaan dan mengutus Yesus yang dari semula diuntukkan bagimu sebagai Kristus.
Ilustrasi
Krisis ekonomi saat ini sedang melanda dunia dan semua Negara mengalami dampak dari krisis ekonomi tersebut, termasuk juga Negara kita Indonesia, untuk mengatasi hal itu setiap Negara mengambil suatu tindakan yang drastis, salah satu contoh yaitu Negara Saudi Arabia yang pendapatan negaranya sebagian besar dari minyak, Negara petro dollar. Dikarenakan pendapatan dari minyak tidak bisa mencukupi kebutuhan negaranya, maka pemerintah Arab Saudi mengambil suatu tindakan yang spektakuler yaitu dengan mengalihkan kepada bidang lain, salah satunya yaitu sector pariwisata untuk menarik investasi dari dalam dan luar negeri.
Akibatnya akan berdampak terjadi perubahan besar pada kehidupan budaya, khususnya pada perempuan Arab Saudi.
Perubahan besar yang sedang berlangsung di Arab Saudi yaitu :
- Perempuan jadi bebas mengekspresikan diri mereka sendiri dimana mereka tidak lagi mengenakan abaya hiam dan cadar yang dikenakan mereka saat ini sebagai busana wajib, tetapi dibebaskan untuk mengenakan abaya yang sesuai dengan pilihan mereka asalkan tetap berlaku sopan dan pantas dimata publik.
- Mereka dibebaskan atau tidak diwajibkan untuk keluar rumah memakai hijab.
- Aturan-aturan yang membatasi ruang perempuan dibatalkan misalnya mereka bisa menonton pertandingan olahraga atau konser musik yang bercampur dengan penonton laki-laki.
- Perempuan diberi quota untuk menyampaikan aspirasi mereka dalam Dewan Penasihat Kerajaan (DPR).
- Perempuan diberi kesempatan yang luas untuk berpartisipasi mensukseskan program-program pembangunan di segala bidang.
Aplikasi
Dalam menjalani kehidupan ini, sering kali Tuhan memberi peringatan dengan mengijinkan beberapa peristiwa yang terjadi, seperti peristiwa nyata yang terjadi dalam waktu ini yaitu peristiwa Tsunami di Aceh yang menelan korban lebih dari 200.000 jiwa, peristiwa gunung meletus, gempa bumi dan beberapa peristiwa bencana alam yang terjadi di beberapa wilayah di Indonesia dan yang baru kita alami dan sampai saat ini masih kita rasakan yaitu Pandemi Covid-19 yang juga melanda keseluruh dunia. Peristiwa ini terjadi merupakan peringatan-peringatan yang Tuhan berikan kepada kita, agar kita selalu bertobat akan segala perbuatan kita yang melanggar dari perintah Tuhan.
Oleh – Oleh
Allah kita adalah Maha Pengasih. Tuhan tidak menghendaki seorangpun untuk tidak diselamatkan, oleh sebab itu Tuhan memberi waktu dengan peringatan-peringatan yang diberikan untuk bertobat agar kita tidak binasa. Selalu ada kesempatan yang Tuhan berikan untuk bertobat.
PRESENTASI MATHETES, YESAYA 2:1-5, OLEH IBU LANNIWATY
Kelompok Mathetes 08 November 2022 Perikop : Yesaya 2 : 1-5 NEGARA : Menantikan penggenapan janji Allah, dengan berjalan di dalam terang-Nya...