Selasa, 19 Juli 2022

Bersyukur karena Anugrah-Nya

Kpa Berea
Perikop: Ibrani 12:18-29
Negara: 
Anugrah dari Yesus Kristus mengalahkan ketakutan maka oleh karena itu mengucap syukurlah dengan benar kepada Nya
Pulau 1
Anugrah Yesus Kristus mengalahkan ketakutan. 

Kota penjelasan (18-24) 
Kehadiran Allah yang Maha Kudus dalam PL digambarkan begitu luar biasa bahkan menakutkan bagi umat. ini dapat terlihat dari suasana ketika hukum Taurat diturunkan di gunung Sinai. 
(18) ada api yang menyala2. Ada kekelaman, kegelapan dan angin badai
(19)ada bunyi sangkakala yang menakutkan
(20) tidak boleh dihampiri 
(21) Pemandangan yang menakutkan. Musapun sangat takut, apalagi umatnya. 
Berbeda dengan gambaran suasana di bukit Sion.
(22) kota Allah yang hidup (sorga) ada suasana yang gembira. Bertemu dengan beribu2 malaikat dalam kumpulan meriah. Sukacita
(23) ada anak2 Tuhan /orang2 benar yang sudah diselamatkan
(24) Kedatangan Yesus memberi anugrah. Karya penebusan-Nya mengubah ketakutan menjadi dilayakkan menghadap hadirat Allah
Kota ilustrasi
Ari merasa takut membayangkan kemarahan dan hukuman yang akan dilakukan oleh ayahnya kalau motor kesayangannya rusak karena dipakai Ari untuk balapan liar tapi Ari juga merasa ada damai ketika membayangkan mamanya yang akan selalu mengampuni kesalahan yang dilakukan  dan menasehati dengan penuh kasih 
Kota aplikasi:
Ketakutan2 kita telah hilang setelah Tuhan Yesus hadir ke dunia ini memberi AnugrahNya
Global view:
Roma 8:1 (TB)  Demikianlah sekarang tidak ada penghukuman bagi mereka yang ada di dalam Kristus Yesus.
Pulau 2
Mengucap syukurlah dengan benar kepada Nya. 
Kota Penjelasan (ayat 25-29) 
Karena AnugrahNya itulah maka kita 
(25)Jangan menolak Firman Nya, jangan murtad
(26)Hukuman/kemarahan Tuhan akan lebih besar lagi
(27) akhirnya kita menerima kerajaan yang tak terguncang kan yaitu hidup kekal. 
(28) karena akan menerima hidup kekal hendaklah mengucap syukur dengan cara yang benar dan beribadah dengan hormat dan takut kepadaNya. 
(29) supaya tidak dibinasakan  di api kekal. 
ilustrasi:
Ari merasa bersyukur karena mamanya selalu memberikan kasihnya dengan tulus
Aripun selalu mengingat nasehat mamanya untuk mau berubah menjadi lebih baik
Untuk itu Aripun berusaha untuk melakukan ibadah dengan benar yang akan menuntun Ari menjadi anak baik
Kota Aplikasi:
Sebagai umat yang telah menerima Anugrah Kristus haruslah kita mengucap syukur kepada Kristus melalui ibadah yang benar. 
Global view:
1 Tesalonika 5:18 (TB)  Mengucap syukurlah dalam segala hal, sebab itulah yang dikehendaki Allah di dalam Kristus Yesus bagi kamu.
Oleh-oleh:
Karena kita telah menerima anugerah keselamatan-Nya, Sempurnakanlah syukur kita dalam bentuk ibadah yang sejati kepada Kristus

Ibadah Yang Berkenan kepada Tuhan membuat Iman kita tidak Tergoyahkan(PRESENTASI Antiokhia 19 Juli2022)

 

Nama/Kelompok:RIANA - ANTIOKHIA
Perikop: IBRANI12:18-29

 

1.Negara Gagasan Utama Perikop :

Paulus meminta orang Kristen Israel beribadah dengan cara yang benar dan berkenan pada Tuhan  karena Tuhan Yesus adlah kerajaan yang tidak  tergoyahkan .

2.Negara-Gagasan Utama Khotbah:

 Ibadah kepada Tuhan Yesus dengan cara bersyukur yang berkenan pada Tuhan membuat kita Teguh tidak akan tergoyahkan karena kita Akan mendapat  Kerajaan Allah .

  .

3. Pulau 1 :   

    Paulus Memberikan Contoh cara beribadah kepadaTuhan waktu Musa           dan waktu Tuhan Yesus

·       Penjelasan ayat :12-24

-      Paulus  menggambarakan Kekuasaan Tuhan yang Musa lihat waktu Tuhan menurunkan hukum Taurat kepada bangsa Israel

-      Pada jaman Musa Kekuasaan Tuhan di tunjukan dalam bentuk Kekuasaan

-      Sangat Dahsyat dan menggentarkan .

-      Peribadatan didasarkan pada kurban .

-     Seperti peristiwa di Gunung Sinai

-      Paulus menggambarkan Kasih Tuhan Yesus kepada orang Israel, yang  dengan penuh Cinta Kasih.

-      Paulus membandingkan pengorbanan Tuhan Yesus untuk menebus dosa,sedangkan darah Abel untuk balas dendam.

-      Peribadahan didasarkan pengucapan sYUKUR

-      Menjanjikan gunung Sion yang damai sejahtera.

-      Sebagai orang Kristen kita tidak usah takut akan penghukuman yang dahsyat,  Karena Tuhan Yesus sudah datang dengan penuh kasih dan pengampunan

·       Global View:

-Matius 6:14-15

"Karena jikalau kamu mengampuni kesalahan orang, Bapamu yang di sorga akan mengampuni kamu juga. Tetapi jikalau kamu tidak mengampuni orang, Bapamu juga tidak akan mengampuni kesalahanmu."

-Efesus 4:31-32.

Segala kepahitan, kegeraman, kemarahan, pertikaian dan fitnah hendaklah dibuang dari antara kamu, demikian pula segala kejahatan. Tetapi hendaklah kamu ramah seorang terhadap yang lain, penuh kasih mesra dan saling mengampuni, sebagaimana Allah di dalam Kristus telah mengampuni kamu.

-1Petrus2:10

Kamu yang dahulu bukan umat Allah ,tetapi yang sekarang telah menjadi umatnya,yang dahulu tidak dikasihani ,tetapi yang sekarang telah beroleh belah kasihan.

·       "Aplikasi :

Hubungan umat dengan Tuhan menjadi sesuatu hubungan yang penuh cinta Kasih ,dan Kudus jika melakukan dengan benar sesuai firman yang dismpaikan Tuhan Yesus ,  dengan perantara Roh Kudus  dalam kehidupan masa sekarang dan kehidupan sehari hari dengan keluarga ,lingkungan dan sesama.

·       Illustrasi :

Menjadi orang Kristen yang benar karena Kasih dan Pengampunan

 Paus Yohannes Paulus II mengampuni Mehmet Ali Aqsa

Dua hari setelah Natal di tahun 1983, laki-laki tua berusia 63 tahun itu mendatangi sebuah penjara. Di dalam penjara, ia dipertemukan dengan seorang laki-laki muda yang jadi narapidana disana. Usia laki-laki muda itu 25 tahun. "Aku memaafkanmu, Sahabat. Aku mengampunimu," ujar laki-laki itu sambil memeluk laki-laki muda itu, seperti diceritakan dalam Takhta Suci Vatikan (2005). Laki-laki 63 tahun itu, yang tak lain adalah Paus Yohanes Paulus II. Dan, laki-laki 25 tahun itu adalah Mehmet Ali Agca, yang dua tahun sebelumnya hendak membunuh orang nomor satu di Vatikan itu.

 

4.Pulau 2:

    Secara Jelas Paulus mengatakan bahawa memilih Tuhan Yesus akan menjadikan kita Teguh tidak tergoyahkan karena kita mendapatkan Kerajaan Allah.

    Penjelasan Ayat: 25-29

-        Percaya kepada yang berbicara Firman karena itu suara dari Surga

-        Bahwa Darah pengorbanan Tuhan Yesus untuk menebus dosa manusia sedaangkan darah Abel untuk  pembalasan.

-        Tuhan Yesus adlah tempat yang Aman , seperti gunung Sion

-        Jangan membuat Tuhan  marah

-        Tuhan Yesus membawa Kerajaan Allah yang menjanjikan Keadaan yang damai sejahtera

-        Kerajaan Allah dan Tuhan Yesus adalah kerajaan yang tidak tergoncangkan, sehingga kita harus beribadah sesuai kehendaknya., dengan hormat  dan takut.

·      Global View:

-Matius 24:14

"Dan kabar baik tentang Kerajaan ini akan diberitakan di seluruh bumi, sebagai kesaksian bagi semua bangsa, kemudian akhir itu akan datang.

 -Markus 1:15

 kata-Nya: "Waktunya telah genap; Kerajaan Allah sudah dekat. Bertobatlah dan percayalah kepada Injil

·       Aplikasi

Jika memilih patuh kepada Tuhan Yesus yang penuh dengan Kasih maka kita akan selalu kuat dan survive menjalani hidup dimanapun kita berada dan kapan pun jika menerapkan firman Tuhan dalam kehidupan sehari hari ,orang lain akan melihat kita kuat karena Iman kita .

·     ILustrasi;

Kisah Rasul Paulus dari Penista Tuhan Yesus sampai menjadi Rasul

Pengikut Setia dan Rasul yang Utama Adalah cerita yang menggambarkan  tentang pengalaman yang nyata menjadi pengikut Tuhan Yesus .

       5.Penutup:

.Mengikuti Tuhan Yesus adalah tujuan yang jelas menuju Kerajaan Allah yang Kekal tidak tergoncangkan 

Kekudusan Tuhan


Presentasi group Galatia tgl 19 Juli 2022
Perikop : Ibrani 12 : 18-29

Negara : Kekudusan Tuhan pada masa dahulu,  masa sekarang serta tanggung jawab mempertahankan iman karena Tuhan itu Kudus. 

Pulau 1 : Kekudusan Tuhan pada masa dahulu,  masa sekarang (18-24)

Kota penjelasan :
Pada masa dahulu tidak semua orang /jemaat dapat datang langsung kepada Allah, hanya orang tertentu seperti nabi atau utusan Tuhan.  Pada ayat 18-21 , bagaimana Tuhan menunjukkan kekudusan Nya dengan mengatakan bahwa kamu tidak datang ke gunung yang dapat disentuh dan api yang menyala-nyala kepada kekelaman, kegelapan dan angin badai.  Bunyi sangkakala dan bunyi suara yang membuat mereka menjadi ketakutan dan bila mereka mendekat maka mereka akan binasa,  bahkan binatang pun yang menyentuh gunung,  harus dilempari dengan batu.  Nabi Musa pun ketakutan dan gemetar melihat kekudusan Tuhan.  
Tetapi pada masa sekarang dimana semua orang / jemaat dapat langsung kepada Tuhan.  Pada ayat 22-24 , dikatakan tetapi kamu sudah datang ke Bukit Sion ke kota Allah yang hidup , Yerusalem sorgawi dan kepada beribu-ribu malaikat,  kepada jemaat anak sulung dan kepada Allah yang menghakimi semua orang.  Kepada Yesus pengantara perjanjian baru kepada darah pemercikan.  Tidak ada lagi ketakutan / penghalang,  jika kita benar-benar ingin datang kepada Tuhan,  kita bisa langsung datang ke Bukit Sion ke tempat Maha Kudus Tuhan.  

Ilustrasi : dalam dunia pendidikan sangat berbeda cara belajar mengajar masa dahulu jaman orangtua dengan masa sekarang jaman anak anak sekarang.  Jaman dulu guru keras dalam mendidik anak dan anak harus nurut tapi sekarang guru harus lebih sabar dalam mendidik dan anak anak lebih dituntut untuk kreatif dan mandiri.  

Aplikasi : perubahan dapat terjadi pada setiap orang . Tapi berubahlah lebih baik.  

G. View :
- Keluaran 19: 12-13 (TB)  Sebab itu haruslah engkau memasang batas bagi bangsa itu berkeliling sambil berkata: Jagalah baik-baik, jangan kamu mendaki gunung itu atau kena kepada kakinya, sebab siapa pun yang kena kepada gunung itu, pastilah ia dihukum mati.  
Tangan seorang pun tidak boleh merabanya, sebab pastilah ia dilempari dengan batu atau dipanahi sampai mati; baik binatang baik manusia, ia tidak akan dibiarkan hidup. Hanya apabila sangkakala berbunyi panjang, barulah mereka boleh mendaki gunung itu." 
- Ibrani 10:20 (TB)  karena Ia telah membuka jalan yang baru dan yang hidup bagi kita melalui tabir, yaitu diri-Nya sendiri, 

Pulau 2 : Tanggung jawab mempertahankan iman karena Tuhan itu Kudus ( 25-29 )

Kota penjelasan : 
Kita yang sudah diberikan hak langsung untuk datang kepada Tuhan,  diingatkan supaya jangan menolak Dia yang berfirman,  baik yang menyampaikan firman Allah di bumi ( Pendeta,  Pastor ) ataupun Dia yang berbicara dari sorga.  Tuhan berjanji "satu kali lagi" Aku akan menggoncangkan bukan hanya bumi saja,  melainkan langit juga.  Ungkapan satu kali lagi menunjuk kepada perubahan pada apa yang dapat digoncangkan ( tidak setia,  ragu-ragu)  . Tapi kita patut mengucap syukur karena kita punya Allah yang kerajaanNya tidak tergoncangkan. Karena Tuhan kudus,  kita patut bertanggung jawab untuk mempertahankan iman kita dengan tetap beribadah kepada Allah menurut cara yang berkenan kepadaNya dengan hormat dan takut.  Sebab Allah kita adalah api yang menghanguskan . 

Ilustrasi : Tuhan menyuruh seorang pemuda untuk mendorong batu yang besar.  Setiap hari dia mendorong batu tersebut namun batu itu tidak bergeser sedikitpun karena terlalu besar.  Akhirnya dia mengeluh dan ragu  dan bertanya apakah ia gagal?  Tuhan saya tidak dapat melakukan perintahMu.  Tapi Tuhan berkata semua perintahNya tidak ada yang sia sia,  lihat tanganmu menjadi berotot, punggung menjadi kekar dan kaki menjadi tegap. Melalui tugas itu ia telah bertumbuh dan menjadi jauh lebih kuat dari sebelumnya.  Tuhan hanya menginginkan kita patuh hanya untuk mendorong batu bukan memindahkan batu karena saatnya Tuhan yang akan menggeser batu tersebut. 

Aplikasi :  jangan pernah goyah. 

G. View :
- Ulangan 10:12 (TB)  "Maka sekarang, hai orang Israel, apakah yang dimintakan dari padamu oleh TUHAN, Allahmu, selain dari takut akan TUHAN, Allahmu, hidup menurut segala jalan yang ditunjukkanNya, mengasihi Dia, beribadah kepada TUHAN, Allahmu, dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu, 
- 1 Samuel 12:24 (TB)  Hanya takutlah akan TUHAN dan setialah beribadah kepada-Nya dengan segenap hatimu, sebab ketahuilah, betapa besarnya hal-hal yang dilakukan-Nya di antara kamu.

Oleh-oleh : zaman boleh berubah tapi taat dan setia kepada Tuhan tidak berubah,  tidak tergoncangkan oleh apapun . 

Tuhan memberkati. 

SETIALAH BERIBADAH KEPADA ALLAH

Bogor-KPA, 19 Juli 2022

Presentasi dari kelompok Ecclesia

Ibrani 12:18-29

 

Negara :

Setialah beribadah kepada Allah yang telah menganugerahkan kerajaan yang tidak tergoncangkan

 

Pulau 1,

Setialah beribadah kepada Allah

 

Penjelasan :

Alasan kita harus beribadah hanya kepada Allah adalah :

·         Karena kita telah datang ke Bukit Sion, kota Allah yang hidup, Yerusalem sorgawi

·         Karena kita tidak akan luput dari hukuman jika menolak firman yang disampaikan Kristus dan berpaling dari Dia yang berfirman dari sorga

·         Karena Allah adalah api yang menghanguskan

 

Global view:

Ibrani 10:25

Janganlah kita menjauhkan diri dari pertemuan-pertemuan ibadah kita, seperti dibiasakan oleh beberapa orang, tetapi marilah kita saling menasihati, dan semakin giat melakukannya menjelang hari Tuhan yang mendekat.

 

Matius 6:24

Tak seorang pun dapat mengabdi kepada dua tuan. Karena jika demikian, ia akan membenci yang seorang dan mengasihi yang lain, atau ia akan setia kepada yang seorang dan tidak mengindahkan yang lain. Kamu tidak dapat mengabdi kepada Allah dan kepada Mamon."

 

Ilustrasi :

Ibaratnya sama seperti sebuah pipa air yang setiap hari setia untuk mengirimkan air kepada kita dari sumbernya.  Adalah keliru kalau berpikir bahwa begitu pipa selesai di pasang, maka selesailah sudah pekerjaan, air akan selalu datang kepada kita setiap hari dengan setia.

 

Ternyata kalau pipa-pipa tersebut tidak dipelihara, baik terhadap pipa itu sendiri maupun kualitas air yang dikirim dari pipa-pipa tersebut, maka suatu waktu pasti akan muncul masalah pada instalasi pipa tersebut.

Kita perlu setia memelihara agar mendapatkan hasil baik, yang juga setia menghampiri kita.

 

Aplikasi :

Janganlah kita menjauhkan diri dari pertemuan pertemuan ibadah kita.

 

Pulau 2,

Anugerah Kerajaan yang tidak tergoncangkan

 

Penjelasan,

Apa respon kita setelah menerima anugerah kerajaan yang tidak tergoncangkan ?

 

·         Jangan menolak dan jangan berpaling dari Dia, ayat 25

·         Kita harus mengucap syukur, ayat 28

·         Beribadah dengan cara yang berkenan kepada Allah, dengan hormat dan takut akan Allah, ayat 28, karena Allah adalah api yang menghanguskan, ayat 29.

 

Global view :

Mazmur 15:1-5

1, Mazmur Daud.

TUHAN, siapa yang boleh menumpang dalam kemah-Mu?

Siapa yang boleh diam di gunung-Mu yang kudus?

2, Yaitu dia yang berlaku tidak bercela,

yang melakukan apa yang adil dan yang mengatakan kebenaran dengan segenap hatinya,

3, yang tidak menyebarkan fitnah dengan lidahnya, yang tidak berbuat jahat terhadap temannya

dan yang tidak menimpakan cela kepada tetangganya;

4, yang memandang hina orang yang tersingkir, tetapi memuliakan orang yang takut akan TUHAN; yang berpegang pada sumpah, walaupun rugi;

5, yang tidak meminjamkan uangnya dengan makan riba dan tidak menerima suap melawan orang yang tak bersalah.

Siapa yang berlaku demikian, tidak akan goyah selama-lamanya.

 

Ilustrasi : Gereja yang Kokoh

 

Semua perusahaan, kerajaan dan segala sesuatu yang berasal dari dunia, pasti akan berlalu dan tidak kekal.

Tetapi Yesus berfirman bahwa gereja-Nya yang kudus dan Am akan ada selamanya.

 

Menurut Yesus, gereja-Nya tidak akan mengalami hal yang demikian.

Mungkin akan ada beberapa organisasi gereja yang berakhir, namun "alam maut" tidak akan pernah menang melawan gereja yang dibangun oleh Yesus.

Saat Dia berkata "jemaat-Ku" (Matius 16:18), yang Dia maksudkan adalah semua orang percaya -- baik dahulu, sekarang, dan di masa yang akan datang.

Paulus menyebut kelompok yang besar ini "tubuh Kristus" (1 Korintus 12:27).

 

Saat kita mempercayai Yesus, kita menjadi anggota tubuh-Nya, yaitu gereja.

Dan saat Yesus menyebut "alam maut", Dia mengacu pada kematian, karena alam maut adalah tempat kediaman orang-orang yang telah meninggal dunia. Satu demi satu orang percaya mati dan berjalan melalui "gerbang-gerbang" itu, namun hal ini tidak mengubah ataupun memperkecil gereja.

Mereka hanya bergabung dengan para pemenang di "Yerusalem surgawi" (Ibrani 12:22-24).

 

Terpujilah Allah, karena gereja tak dapat dihancurkan! --Herb Vander Lugt

 

Aplikasi :

Kita mengucap syukur karena telah menerima anugerah Tuhan yaitu kerajaan yang tak tergoncangkan, oleh karenanya kita harus berupaya dengan sungguh sungguh beribadah dengan cara yang berkenan kepada Allah yaitu dengan hormat dan takut akan Allah.

 

Oleh oleh :

Marilah kita selalu setia beribadah kepada Allah dengan cara yang berkenan, dengan hormat dan takut akan Allah.

EKSPOSISI IBRANI 12:18-29 OLEH RAJA RAJA.

Bogor-KPA, 19 Juli 2022
Eksposisi dari kelompok Raja raja.

IBRANI 12:18-29
BERSYUKUR DAN BERIBADAH KEPADA-NYA (lihat Video)

Pendahuluan :
1. Ibrani adalah kitab yang isinya, " Semuanya berfokus tentang Yesus Kristus " 
(Christ oriented / all about Jesus Christ)
2. Perikop ini adalah untuk umat yang sudah percaya kepada Kristus dan bertujuan untuk meneguhkan dan mengingatkan mereka bagaimana harus bersikap sebagai orang yang telah menerima anugerah keselamatan.

Negara : (melalui perikop ini kita akan membahas…)
Menghargai anugerah Allah dengan sungguh sungguh beribadah kepada-Nya

Pembahasan :

Menghargai anugerah Allah

Anugerah Allah adalah pemberian dari Tuhan bagi manusia.
Anugerah Allah itu diberikan cuma cuma hanya karena kasih-Nya. 
Tetapi sekalipun diberikan cuma cuma, anugerah bukanlah pemberian murahan yang diberikan Allah, karena kita tidak mungkin bisa mendapatkannya melalui usaha dan jasa kita. 

Anugerah Allah memang dapat dibagi menjadi 2, dan itu adalah anugerah umum dan anugerah khusus.
Anugerah umum (common grace) adalah anugerah Allah yang semua manusia bisa menerimanya dan menikmatinya, misalnya : sinar matahari, udara, atmosfir, dsb.
Anugerah khusus (saving grace) adalah anugerah yang Allah berikan HANYA kepada orang orang pilihan-Nya, misalnya anugerah keselamatan dalam Kristus.
 
Menurut perikop kali ini, kita dapat menemukan bagaimana penulis mengingatkan bahwa kita orang percaya adalah umat-Nya yang telah menerima anugerah khusus dari  Allah, melalui pengorbanan Tuhan Yesus Kristus, yang dijelaskan sebagai berikut ;

1. Kita TELAH DATANG ke Bukit Sion, ke kota Allah yang hidup, Yerusalem sorgawi (lihat ayat 22-24)
2. Kita TELAH MENERIMA kerajaan yang tidak tergoncangkan (lihat ayat 26-28)

Saudara saudari terkasih, 
Ketika dinyatakan bahwa kita TELAH DATANG DAN TELAH MENERIMA anugerah-Nya, betapa sungguh kita sangat bersyukur tiada terkira. 
Karena itu semua adalah jaminan yang kita terima HANYA dalam Kristus Tuhan. 
Dan kita telah dipastikan menerima kerajaan yang tidak tergoncangkan dan jaminan keselamatan serta bisa hidup kekal bersama Allah Juruselamat. 
Tetapi apakah yang menjadi respon kita atas anugerah-Nya itu ?
Ya, respon itu akan dan harus nampak melalui cara pandang kita, sikap kita, perkataan kita dan juga perbuatan kita di setiap saat.

Anugerah ini, adalah semata-mata sebagai pernyataan kasih dan keadilan Allah di dalam Yesus Kristus Tuhan kepada kita orang orang pilihan-Nya.
 
Yohanes 3:16 
Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal.

dan juga dalam Efesus 2:8-9
8, Sebab karena kasih karunia kamu diselamatkan oleh iman; itu bukan hasil usahamu, tetapi pemberian Allah,
9, itu bukan hasil pekerjaanmu: jangan ada orang yang memegahkan diri.

serta Roma11:6-7a.
6, Tetapi jika hal itu terjadi karena kasih karunia, maka bukan lagi karena perbuatan, sebab jika tidak demikian, maka kasih karunia itu bukan lagi kasih karunia.
7a, Jadi bagaimana? Israel tidak memperoleh apa yang dikejarnya, tetapi orang-orang yang terpilih telah memperolehnya.

Jadi sekarang, apa respon kita seharusnya setelah dipastikan menerima anugerah Allah itu ?
Ya, kita harus sungguh sungguh berbakti kepada-Nya.

Aplikasi : (Jadi umat Tuhan, perhatikanlah akan hal ini….)
Karena anugerah-Nya teramat mulia dan telah diberikan pada kita, maka hendaklah kita sungguh menyatakan rasa terima kasih dan penghargaan kita dengan sungguh sungguh berbakti kepada Allah, Pencipta semesta alam.

Dengan sungguh sungguh berbakti hanya kepada Allah

Bakti memiliki arti: 
Perbuatan atau penyataan taat dan setia terhadap Allah atau Tuhan dengan jalan melakukan perintah-Nya dan menjauhi larangan-Nya.

Sudahlah sepatutnya, kita yang telah menerima anugerah-Nya, menyatakan rasa terima kasih dan syukur kita, dengan sungguh sungguh berbakti kepada Allah, dan itu harus dapat ditunjukkan melalui cara berpikir kita, sikap, perkataan dan perbuatan yang berkenan kepada Allah.

Hal ini juga dijelaskan dan dipertegas oleh penulis Ibrani dengan mengingatkan bahwa hendaklah bakti kita ditunjukan dengan,
1. Jangan menolak Dia, apalagi sampai berpaling dari Dia yang berbicara dari Sorga, ayat 25
2. Mengucap syukur, ayat 28 
3. Beribadah kepada Allah menurut cara yang berkenan kepada-Nya, dengan hormat dan takut, ayat 28, karena Allah kita adalah api yang menghanguskan, ayat 29

Jangan menolak Dia, apa lagi berpaling dari Allah adalah suatu kemutlakan dan harus menjadi komitmen kita umat-Nya.
Karena penolakan mengandung hukuman apalagi bila kita berpaling dari-Nya.

Mengucap syukur bukanlah hanya bila kita berkata terima kasih pada Tuhan saja tetapi juga harus terekspresi melalui cara berpikir, sikap, perkataan dan perbuatan kita.

" Meski saya tidak suka datang ibadah dan tidak rajin baca Alkitab ataupun berdoa, saya selalu bersyukur kepada Tuhan kok tiap waktu "
Pernyataan ini tentulah tidak membuktikan kehidupan bersyukur yang sesungguhnya.
Bersyukur haruslah terekspresi melalui semua hal yang disebutkan di atas.

Beribadah kepada Allah dengan cara yang berkenan kepada Allah, dengan hormat dan takut akan Allah adalah kemutlakan dari tindakan umat-Nya yang menjalankan cara hidup yang sungguh taat pada perintah perintah dan ajaran ajaran Tuhan dengan rasa hormat disertai hati yang takut akan Allah.

Beribadah bukanlah hanya menyangkut seremoni dan sakramen saja tetapi ibadah itu harus dilakukan tiap saat di dalam kehidupan sehari-hari kita.
Roma 12:1
Karena itu, saudara-saudara, demi kemurahan Allah aku menasihatkan kamu, supaya kamu mempersembahkan tubuhmu sebagai persembahan yang hidup, yang kudus dan yang berkenan kepada Allah: itu adalah ibadahmu yang sejati.

Kepada gereja-Nya, para pemimpin gereja, para rohaniawan, para pengajar dan semua pelayan-Nya, serta seluruh umat yang percaya kepada-Nya, marilah kita melakukan ibadah kita dengan cara yang berkenan kepada-Nya melalui menjalankan pemberitaan Injil, juga mendidik dan membina iman dan pengetahuan jemaat. 
Karena ini adalah perintah Tuhan bagi semua umat-Nya.
Dan jemaat juga haruslah mau memberi diri untuk sungguh sungguh belajar firman tiap saat, dengan cara yang berkenan kepada Allah. Inilah ibadah yang benar. 

Aplikasi :
Hendaklah kita umat-Nya memperlihatkan bakti kepada Allah dengan sungguh sungguh menjalankan perintah perintah dan ajaran ajaran-Nya.

Sdr/i terkasih, 
Sudahkah kita sungguh sungguh bersyukur dan berbakti kepada Allah dengan cara yang berkenan, penuh hormat dan takut akan Allah, yaitu dengan hidup taat dan setia melakukan kehendak-Nya ?

AMIN
SOLI DEO GLORIA
TUHAN MEMBERKATI KITA

Senin, 11 Juli 2022

EKSPOSISI PERIKOP YESAYA 41 : 8-20

"Dipegang Tuhan"

YESAYA 41 : 8 – 20

EKSPOSISI- ECCLESIA

Shalom Ibu Bpk yang terkasih dalam Tuhan,

Israel berada dalam masa pembuangan di Babel dan mengalami masa yang sulit dan penuh dengan tekanan. Keadaan ini membuat Israel tidak berdaya, kehilangan kekuatan dan pengharapan. Sehingga Israel merasa Tuhan melupakan dan menolak mereka. Namun dalam perikop ini, Allah mengingatkan Israel bahwa mereka adalah bangsa istimewa bagi Allah. Kasih Allah begitu besar pada Israel sehingga menjadikan mereka sebagai bangsa pilihan Allah (2 x tertulis dalam ayat 8 … telah kupilih dan ayat 9 … Aku telah memilih engkau). Tuhan menegaskan tidak hanya Israel telah dipilih, Israel juga dikasihi (ay 8) dan Israel adalah hamba-Ku (ay 8&9). Tuhan menegaskan bahwa Israel tidak dilupakan dan ditolak oleh Tuhan.

Dan sebanyak tiga kali perikop ini menuliskan 'Janganlah takut..' ayat 10, 13 dan 14, hal ini menyatakan peneguhan Allah pada Israel, walau dalam suasana pembuangan, kesulitan dan penderitaan yang mereka hadapi, agar mereka tidak takut, bimbang ataupun khawatir. Karena Kasih Allah yang besar Israel juga istimewa karena mendapat berkat khusus dari Allah. Ayat 10 sampai 19 kita bisa melihat berkat penyertaan, peneguhan, pertolongan, kekuatan, perlindungan dan kemenangan dari Tuhan. Tuhan yang sudah menebus (ay14) adalah Tuhan yang akan menolong mereka dan memberi mereka sukacita (ay 16… engkau ini akan bersorak sorai di dalam Tuhan) sehingga Israel dapat bermegah di dalam Tuhan, Yang Mahakudus, Allah Israel.

Berkat pemeliharaan Tuhan juga tertulis dalam ayat 17, 18 dan 19. Tuhan kita Tuhan yang peduli akan kesusahan umat-Nya dan tidak pernah meninggalkan mereka. Tuhan memberi janji peneguhan bagi umat-Nya. Seperti seorang anak yang baru pertama kali akan memasuki dunia sekolah, merasa cemas dan takut saat akan memasuki kelasnya, namun tangan Ibu atau Ayah mereka memegang untuk memberi peneguhan agar sang anak tidak takut. Ibu dan Ayah tidak akan membiarkan dan meninggalkan mereka begitu saja.

Scholar Os Guinness mengatakan: "To believe in God is to 'Let God be God. This is the chief business of faith". Saat kita mempercayakan diri pada Tuhan, biarkan Tuhan menjadi Tuhan, ini adalah hal utama dari sebuah iman percaya / sebuah keyakinan kata Scholar Os Guinness. Ayat 10, 13 dan 17 meneguhkan hal ini: Aku ini Allahmu, Aku ini Tuhan, Allahmu, Aku, Tuhan.

Memang tidak mudah, dan tidak kita pungkiri, saat 2 tahun lebih kita hidup dalam masa pandemi, ini membuat hampir semua orang di seluruh belahan dunia dalam keadaan tertekan, cemas dan takut. Semua rencana yang sudah dibuat kehilangan kekuatannya dan semua harapan kehilangan sinarnya. Banyak umat percaya juga bertanya-tanya mengapa Tuhan membiarkan ini terjadi, merasa Tuhan melupakan dan menolak mereka.

Kiranya melalui perikop ini kita juga ditegaskan dan diteguhkan kembali bahwa sebagai orang percaya agar janganlah takut, karena Tuhan kita adalah Tuhan yang tidak pernah meninggalkan umat pilihan-Nya, Tuhan tidak pernah melupakan dan menolak disaat kesusahan kita. Tuhan memegang dengan tangan kanan-Nya dan memberi kita kemenangan (ay10), Tuhan, Allah, memegang tangan kanan kita  (ay13). Tangan kanan dikatakan melambangkan sebuah tempat kehormatan dan status, seperti Tuhan Yesus Kristus yang duduk di sebelah kanan Allah menunjukkan tempat kehormatan dan status Tuhan Yesus. Kuatkan dan teguhkanlah hatimu, janganlah takut dan jangan gemetar karena mereka, sebab Tuhan, Allahmu, Dia-lah yang berjalan menyertai engkau; Ia tidak akan membiarkan engkau dan tidak akan meninggalkan engkau (Ulangan 31:6).

Dengan membiarkan Tuhan menjadi Tuhan atas hidup kita, ingatlah ada tangan Tuhan yang selalu memegang, menolong dan menguatkan sehingga kita mampu melewati setiap persoalan dalam tuntunan tangan kanan-Nya.

Dan jangan lupakan segala kebaikan-kebaikan Tuhan dari segala yang sudah Tuhan buat dan ciptakan, kecaplah dan lihatlah, sehingga menjadi kesaksian bagi semua orang bahwa tangan Tuhanlah yang membuat semuanya dan Allah Israel, Yang Mahakudus lah yang menciptakannya.

Amin. (ws)

Sabtu, 09 Juli 2022

Presentasi Kelompok Antiokia - Hosea 1 : 2 – 9

NEGARA

Ketidaksetiaan umat - Nya diperagakan lewat kehidupan nabi Hosea

 

PULAU 1

Ketidaksetiaan umat - Nya  :

Penjelasan : 

  1. Umat bersundal hebat dengan membelakangi - Nya (2)
  2. Allah memerintahkan Hosea menikah dengan perempuan sundal dan memperanakkan anak² sundal (2)
  3. Anak² diberi nama :

         3.1 Yang pertama, Yizreel  ( = Allah menceraiberaikan ) (4)

         3 2. Yang kedua, Lo Ruhama ( = Tuhan tidak akan menyayangi lagi ) (6)

         3.3. Yang ketiga, Lo Ami ( = kamu bukan umat - Ku dan Aku bukanlah Allah mu ) (9)

PULAU 2

Aplikasi :

Allah sangat menginginkan kita setia kepada - Nya

GLOBAL VIEW :

- Hosea 6 : 6 ~ Sebab Aku menyukai kasih setia, dan bukan korban sembelihan, dan menyukai pengenalan akan Allah, lebih daripada korban² bakaran.

Oleh2

Dari dahulu sama saja keinginan - Nya  yaitu agar kita setia kepada - Nya !

 

Presentasi Kelompok Antiokia

5 Juli 2022

Perikop : Hosea 1 : 2 – 9

(Asikin Gunawan)

 

Rabu, 06 Juli 2022

HOSEA 1 = 2 – 9 (PRESENTASI KELOMPOK RAJA-RAJA, OLEH HENDRA KURNIAWAN 05 JULI 2022)

Bogor, KPA, 05 Juli 2022

 

Presentasi Kelompok Raja – Raja, oleh Hendra Kurniawan

 

 

Perikop                :   Hosea 1 = 2 – 9

 

 

Negara                 :   Tuhan memberi peringatan untuk bertobat.

 

 

1.         Pulau 1
 
Tuhan memberi kesempatan kepada bangsa Israel untuk bertobat melalui peringatan demi peringatan.

 

 

Kota Penjelasan
 
Tuhan ingin memakai Hosea sebagai peringatan untuk pengajaran bagi umat Israel, dimana Hosea melayani di kerajaan utara (Israel utara). Tuhan memberi peringatan demi peringatan agar bangsa Israel mau bertobat, sehingga hukuman tidak menimpa kepada bangsa itu.
 
Peringatan 1 :
 
Tuhan berfirman kepada Hosea untuk pergi dan mengawini perempuan yang suka bersundal (Hosea 1 = 2)
Hubungan Allah dengan Israel sering kali disamakan dengan ikatan pernikahan. Tuhan diibaratkan sebagai mempelai laki-laki dan sangat menyayangi bangsa Israel sebagai mempelai perempuan, tetapi bangsa Israel telah mengkhianati Tuhan.
 
Disini Tuhan memakai cara yang tidak lazim, spektakuler, mengejutkan. Hal ini Tuhan lakukan karena pada saat itu bangsa Israel dalam situasi kritis moral, mereka melakukan perbuatan yang sangat durhaka, melakukan perbuatan yang sudah keterlaluan dan kotor di mata Tuhan. Melakukan perselingkungan dan perzinahan, bahkan melakukan perzinahan rohani, yaitu dengan membelakangi dan berpaling dari Allah dengan menyembah illah-illah lain.
 
Hosea pergi dan mengawini Gomer binti Diblaim (Hosea 1 = 3a)
Disini kita melihat sifat Hosea yang setia dan mempunyai rasa tanggung jawab yang besar. Setia karena Hosea patuh dan menurut perintah Tuhan. Tanggung jawab yang besar, karena Tuhan menempatkan Hosea di Israel utara sebagai tempat pelayanannya, sehingga Hosea merasa bertanggung jawab atas segala perbuatan bangsa Israel ini.
 
Peringatan 2 :
 
Tuhan berfirman kepada Hosea untuk memperanakkan anak-anak sundal dari perempuan sundal yang dikawininya karena negeri ini bersundal hebat dengan membelakangi Tuhan. Gomer melahirkan anak laki-laki bagi Hosea dan Tuhan memerintahkan kepada Hosea untuk memberikan nama Yizreel kepada anak itu. Sebab sedikit waktu lagi Tuhan akan menghukum keluarga Yehu karena hutang darah Yizreel dan Tuhan akan mengakhiri pemerintahan kaum Israel. Tuhan memperingatkan kepada bangsa Israel, bilamana mereka tidak bertobat Allah akan mencerai beraikan mereka dan akan terjadi pertumpahan darah diantara mereka (Hosea 1 = 2b – 3b)
 
Peringatan 3 :

Perempuan itu melahirkan lagi seorang anak perempuan dan Tuhan memerintahkan untuk memberi nama Lo Ruhama, sebab Tuhan tidak akan menyayangi lagi kaum Israel dan sama sekali tidak mengampuni mereka (Hosea 1 = 6)
Peringatan Tuhan kali ini bila mereka tidak bertobat, Allah tidak lagi menaruh belas kasihan kepada mereka bila suatu saat mereka akan diserang dan dihancurkan oleh musuh mereka.
 
Peringatan 4 :
 
Tetapi Tuhan akan menyayangi kaum Yehuda (Israel utara) dan menyelamatkan mereka demi Tuhan (Hosea 1 = 7)

Tuhan-pun memperingatkan kepada bangsa Israel bila mereka bertobat, Tuhan kembali akan menyayangi mereka seperti Tuhan menyayangi kaum Yehuda.
 
Peringatan 5 :
 
Setelah menyapih Lo Ruhama perempuan itu melahirkan seorang anak laki-laki dan Tuhan memerintahkan untuk memberikan nama Lo Ami, sebab mereka ini bukanlah umat Tuhan dan Tuhan bukanlah Allah mereka (Hosea 1 = 8 – 9)
 
Saat ini Tuhan memberikan peringatan keras, bila mereka masih saja tidak mau bertobat, Tuhan katakan bahwa mereka bukan lagi umat Allah dan Tuhan bukan lagi Allah mereka.

 

Global View

 

-       Yesaya 54 : 5

Sebab yang menjadi suamimu ialah Dia yang menjadikan engkau Tuhan semesta alam namaNya yang menjadi Penebusmu ialah Yang Maha Kudus, Allah Israel. Ia disebut Allah seluruh bumi.

 

-       Yesaya 20 : 2

Pada waktu itu berfirmanlah Tuhan melalui Yesaya bin Amos. FirmanNya = "Pergilah dan bukalah kain kabung dari pinggangmu dan tanggalkanlah kasut dari kakimu". Lalu ia berbuat demikian, maka berjalanlah ia telanjang dan tidak berkasut.

 

-       Yesaya 20 : 3

Berfirmanlah Tuhan = "Seperti hambaKu Yesaya berjalan telanjang dan tidak berkasut tiga tahun lamanya sebagai tanda dan alamat terhadap Mesir dan terhadap Etiopia.

 

-          Kisah Para Rasul 3 : 19 – 20

Karena itu sadarilah dan bertobatlah, supaya dosamu dihapuskan, agar Tuhan mendatangkan waktu kelegaan dan mengutus Yesus yang dari semula diuntukkan bagimu sebagai Kristus.

 

Ilustrasi

Krisis ekonomi saat ini sedang melanda dunia dan semua Negara mengalami dampak dari krisis ekonomi tersebut, termasuk juga Negara kita Indonesia, untuk mengatasi hal itu setiap Negara mengambil suatu tindakan yang drastis, salah satu contoh yaitu Negara Saudi Arabia yang pendapatan negaranya sebagian besar dari minyak, Negara petro dollar. Dikarenakan pendapatan dari minyak tidak bisa mencukupi kebutuhan negaranya, maka pemerintah Arab Saudi mengambil suatu tindakan yang spektakuler yaitu dengan mengalihkan kepada bidang lain, salah satunya yaitu sector pariwisata untuk menarik investasi dari dalam dan luar negeri.

 

Akibatnya akan berdampak terjadi perubahan besar pada kehidupan budaya, khususnya pada perempuan Arab Saudi.

Perubahan besar yang sedang berlangsung di Arab Saudi yaitu :

-        Perempuan jadi bebas mengekspresikan diri mereka sendiri dimana mereka tidak lagi mengenakan abaya hiam dan cadar yang dikenakan mereka saat ini sebagai busana wajib, tetapi dibebaskan untuk mengenakan abaya yang sesuai dengan pilihan mereka asalkan tetap berlaku sopan dan pantas dimata publik.

-        Mereka dibebaskan atau tidak diwajibkan untuk keluar rumah memakai hijab.

-        Aturan-aturan yang membatasi ruang perempuan dibatalkan misalnya mereka bisa menonton pertandingan olahraga atau konser musik yang bercampur dengan penonton laki-laki.

-        Perempuan diberi quota untuk menyampaikan aspirasi mereka dalam Dewan Penasihat Kerajaan (DPR).

-        Perempuan diberi kesempatan yang luas untuk berpartisipasi mensukseskan program-program pembangunan di segala bidang.

 

Aplikasi

Dalam menjalani kehidupan ini, sering kali Tuhan memberi peringatan dengan mengijinkan beberapa peristiwa yang terjadi, seperti peristiwa nyata yang terjadi dalam waktu ini yaitu peristiwa Tsunami di Aceh yang menelan korban lebih dari 200.000 jiwa, peristiwa gunung meletus, gempa bumi dan beberapa peristiwa bencana alam yang terjadi di beberapa wilayah di Indonesia dan yang baru kita alami dan sampai saat ini masih kita rasakan yaitu Pandemi Covid-19 yang juga melanda keseluruh dunia. Peristiwa ini terjadi merupakan peringatan-peringatan yang Tuhan berikan kepada kita, agar kita selalu bertobat akan segala perbuatan kita yang melanggar dari perintah Tuhan.

 

Oleh – Oleh

Allah kita adalah Maha Pengasih. Tuhan tidak menghendaki seorangpun untuk tidak diselamatkan, oleh sebab itu Tuhan memberi waktu dengan peringatan-peringatan yang diberikan untuk bertobat agar kita tidak binasa. Selalu ada kesempatan yang Tuhan berikan untuk bertobat.



PRESENTASI MATHETES, YESAYA 2:1-5, OLEH IBU LANNIWATY

Kelompok Mathetes 08 November 2022 Perikop : Yesaya 2 : 1-5 NEGARA : Menantikan penggenapan janji Allah, dengan berjalan di dalam terang-Nya...