Selasa, 19 Juli 2022

SETIALAH BERIBADAH KEPADA ALLAH

Bogor-KPA, 19 Juli 2022

Presentasi dari kelompok Ecclesia

Ibrani 12:18-29

 

Negara :

Setialah beribadah kepada Allah yang telah menganugerahkan kerajaan yang tidak tergoncangkan

 

Pulau 1,

Setialah beribadah kepada Allah

 

Penjelasan :

Alasan kita harus beribadah hanya kepada Allah adalah :

·         Karena kita telah datang ke Bukit Sion, kota Allah yang hidup, Yerusalem sorgawi

·         Karena kita tidak akan luput dari hukuman jika menolak firman yang disampaikan Kristus dan berpaling dari Dia yang berfirman dari sorga

·         Karena Allah adalah api yang menghanguskan

 

Global view:

Ibrani 10:25

Janganlah kita menjauhkan diri dari pertemuan-pertemuan ibadah kita, seperti dibiasakan oleh beberapa orang, tetapi marilah kita saling menasihati, dan semakin giat melakukannya menjelang hari Tuhan yang mendekat.

 

Matius 6:24

Tak seorang pun dapat mengabdi kepada dua tuan. Karena jika demikian, ia akan membenci yang seorang dan mengasihi yang lain, atau ia akan setia kepada yang seorang dan tidak mengindahkan yang lain. Kamu tidak dapat mengabdi kepada Allah dan kepada Mamon."

 

Ilustrasi :

Ibaratnya sama seperti sebuah pipa air yang setiap hari setia untuk mengirimkan air kepada kita dari sumbernya.  Adalah keliru kalau berpikir bahwa begitu pipa selesai di pasang, maka selesailah sudah pekerjaan, air akan selalu datang kepada kita setiap hari dengan setia.

 

Ternyata kalau pipa-pipa tersebut tidak dipelihara, baik terhadap pipa itu sendiri maupun kualitas air yang dikirim dari pipa-pipa tersebut, maka suatu waktu pasti akan muncul masalah pada instalasi pipa tersebut.

Kita perlu setia memelihara agar mendapatkan hasil baik, yang juga setia menghampiri kita.

 

Aplikasi :

Janganlah kita menjauhkan diri dari pertemuan pertemuan ibadah kita.

 

Pulau 2,

Anugerah Kerajaan yang tidak tergoncangkan

 

Penjelasan,

Apa respon kita setelah menerima anugerah kerajaan yang tidak tergoncangkan ?

 

·         Jangan menolak dan jangan berpaling dari Dia, ayat 25

·         Kita harus mengucap syukur, ayat 28

·         Beribadah dengan cara yang berkenan kepada Allah, dengan hormat dan takut akan Allah, ayat 28, karena Allah adalah api yang menghanguskan, ayat 29.

 

Global view :

Mazmur 15:1-5

1, Mazmur Daud.

TUHAN, siapa yang boleh menumpang dalam kemah-Mu?

Siapa yang boleh diam di gunung-Mu yang kudus?

2, Yaitu dia yang berlaku tidak bercela,

yang melakukan apa yang adil dan yang mengatakan kebenaran dengan segenap hatinya,

3, yang tidak menyebarkan fitnah dengan lidahnya, yang tidak berbuat jahat terhadap temannya

dan yang tidak menimpakan cela kepada tetangganya;

4, yang memandang hina orang yang tersingkir, tetapi memuliakan orang yang takut akan TUHAN; yang berpegang pada sumpah, walaupun rugi;

5, yang tidak meminjamkan uangnya dengan makan riba dan tidak menerima suap melawan orang yang tak bersalah.

Siapa yang berlaku demikian, tidak akan goyah selama-lamanya.

 

Ilustrasi : Gereja yang Kokoh

 

Semua perusahaan, kerajaan dan segala sesuatu yang berasal dari dunia, pasti akan berlalu dan tidak kekal.

Tetapi Yesus berfirman bahwa gereja-Nya yang kudus dan Am akan ada selamanya.

 

Menurut Yesus, gereja-Nya tidak akan mengalami hal yang demikian.

Mungkin akan ada beberapa organisasi gereja yang berakhir, namun "alam maut" tidak akan pernah menang melawan gereja yang dibangun oleh Yesus.

Saat Dia berkata "jemaat-Ku" (Matius 16:18), yang Dia maksudkan adalah semua orang percaya -- baik dahulu, sekarang, dan di masa yang akan datang.

Paulus menyebut kelompok yang besar ini "tubuh Kristus" (1 Korintus 12:27).

 

Saat kita mempercayai Yesus, kita menjadi anggota tubuh-Nya, yaitu gereja.

Dan saat Yesus menyebut "alam maut", Dia mengacu pada kematian, karena alam maut adalah tempat kediaman orang-orang yang telah meninggal dunia. Satu demi satu orang percaya mati dan berjalan melalui "gerbang-gerbang" itu, namun hal ini tidak mengubah ataupun memperkecil gereja.

Mereka hanya bergabung dengan para pemenang di "Yerusalem surgawi" (Ibrani 12:22-24).

 

Terpujilah Allah, karena gereja tak dapat dihancurkan! --Herb Vander Lugt

 

Aplikasi :

Kita mengucap syukur karena telah menerima anugerah Tuhan yaitu kerajaan yang tak tergoncangkan, oleh karenanya kita harus berupaya dengan sungguh sungguh beribadah dengan cara yang berkenan kepada Allah yaitu dengan hormat dan takut akan Allah.

 

Oleh oleh :

Marilah kita selalu setia beribadah kepada Allah dengan cara yang berkenan, dengan hormat dan takut akan Allah.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

PRESENTASI MATHETES, YESAYA 2:1-5, OLEH IBU LANNIWATY

Kelompok Mathetes 08 November 2022 Perikop : Yesaya 2 : 1-5 NEGARA : Menantikan penggenapan janji Allah, dengan berjalan di dalam terang-Nya...