Rabu, 06 Juli 2022

HOSEA 1 = 2 – 9 (PRESENTASI KELOMPOK RAJA-RAJA, OLEH HENDRA KURNIAWAN 05 JULI 2022)

Bogor, KPA, 05 Juli 2022

 

Presentasi Kelompok Raja – Raja, oleh Hendra Kurniawan

 

 

Perikop                :   Hosea 1 = 2 – 9

 

 

Negara                 :   Tuhan memberi peringatan untuk bertobat.

 

 

1.         Pulau 1
 
Tuhan memberi kesempatan kepada bangsa Israel untuk bertobat melalui peringatan demi peringatan.

 

 

Kota Penjelasan
 
Tuhan ingin memakai Hosea sebagai peringatan untuk pengajaran bagi umat Israel, dimana Hosea melayani di kerajaan utara (Israel utara). Tuhan memberi peringatan demi peringatan agar bangsa Israel mau bertobat, sehingga hukuman tidak menimpa kepada bangsa itu.
 
Peringatan 1 :
 
Tuhan berfirman kepada Hosea untuk pergi dan mengawini perempuan yang suka bersundal (Hosea 1 = 2)
Hubungan Allah dengan Israel sering kali disamakan dengan ikatan pernikahan. Tuhan diibaratkan sebagai mempelai laki-laki dan sangat menyayangi bangsa Israel sebagai mempelai perempuan, tetapi bangsa Israel telah mengkhianati Tuhan.
 
Disini Tuhan memakai cara yang tidak lazim, spektakuler, mengejutkan. Hal ini Tuhan lakukan karena pada saat itu bangsa Israel dalam situasi kritis moral, mereka melakukan perbuatan yang sangat durhaka, melakukan perbuatan yang sudah keterlaluan dan kotor di mata Tuhan. Melakukan perselingkungan dan perzinahan, bahkan melakukan perzinahan rohani, yaitu dengan membelakangi dan berpaling dari Allah dengan menyembah illah-illah lain.
 
Hosea pergi dan mengawini Gomer binti Diblaim (Hosea 1 = 3a)
Disini kita melihat sifat Hosea yang setia dan mempunyai rasa tanggung jawab yang besar. Setia karena Hosea patuh dan menurut perintah Tuhan. Tanggung jawab yang besar, karena Tuhan menempatkan Hosea di Israel utara sebagai tempat pelayanannya, sehingga Hosea merasa bertanggung jawab atas segala perbuatan bangsa Israel ini.
 
Peringatan 2 :
 
Tuhan berfirman kepada Hosea untuk memperanakkan anak-anak sundal dari perempuan sundal yang dikawininya karena negeri ini bersundal hebat dengan membelakangi Tuhan. Gomer melahirkan anak laki-laki bagi Hosea dan Tuhan memerintahkan kepada Hosea untuk memberikan nama Yizreel kepada anak itu. Sebab sedikit waktu lagi Tuhan akan menghukum keluarga Yehu karena hutang darah Yizreel dan Tuhan akan mengakhiri pemerintahan kaum Israel. Tuhan memperingatkan kepada bangsa Israel, bilamana mereka tidak bertobat Allah akan mencerai beraikan mereka dan akan terjadi pertumpahan darah diantara mereka (Hosea 1 = 2b – 3b)
 
Peringatan 3 :

Perempuan itu melahirkan lagi seorang anak perempuan dan Tuhan memerintahkan untuk memberi nama Lo Ruhama, sebab Tuhan tidak akan menyayangi lagi kaum Israel dan sama sekali tidak mengampuni mereka (Hosea 1 = 6)
Peringatan Tuhan kali ini bila mereka tidak bertobat, Allah tidak lagi menaruh belas kasihan kepada mereka bila suatu saat mereka akan diserang dan dihancurkan oleh musuh mereka.
 
Peringatan 4 :
 
Tetapi Tuhan akan menyayangi kaum Yehuda (Israel utara) dan menyelamatkan mereka demi Tuhan (Hosea 1 = 7)

Tuhan-pun memperingatkan kepada bangsa Israel bila mereka bertobat, Tuhan kembali akan menyayangi mereka seperti Tuhan menyayangi kaum Yehuda.
 
Peringatan 5 :
 
Setelah menyapih Lo Ruhama perempuan itu melahirkan seorang anak laki-laki dan Tuhan memerintahkan untuk memberikan nama Lo Ami, sebab mereka ini bukanlah umat Tuhan dan Tuhan bukanlah Allah mereka (Hosea 1 = 8 – 9)
 
Saat ini Tuhan memberikan peringatan keras, bila mereka masih saja tidak mau bertobat, Tuhan katakan bahwa mereka bukan lagi umat Allah dan Tuhan bukan lagi Allah mereka.

 

Global View

 

-       Yesaya 54 : 5

Sebab yang menjadi suamimu ialah Dia yang menjadikan engkau Tuhan semesta alam namaNya yang menjadi Penebusmu ialah Yang Maha Kudus, Allah Israel. Ia disebut Allah seluruh bumi.

 

-       Yesaya 20 : 2

Pada waktu itu berfirmanlah Tuhan melalui Yesaya bin Amos. FirmanNya = "Pergilah dan bukalah kain kabung dari pinggangmu dan tanggalkanlah kasut dari kakimu". Lalu ia berbuat demikian, maka berjalanlah ia telanjang dan tidak berkasut.

 

-       Yesaya 20 : 3

Berfirmanlah Tuhan = "Seperti hambaKu Yesaya berjalan telanjang dan tidak berkasut tiga tahun lamanya sebagai tanda dan alamat terhadap Mesir dan terhadap Etiopia.

 

-          Kisah Para Rasul 3 : 19 – 20

Karena itu sadarilah dan bertobatlah, supaya dosamu dihapuskan, agar Tuhan mendatangkan waktu kelegaan dan mengutus Yesus yang dari semula diuntukkan bagimu sebagai Kristus.

 

Ilustrasi

Krisis ekonomi saat ini sedang melanda dunia dan semua Negara mengalami dampak dari krisis ekonomi tersebut, termasuk juga Negara kita Indonesia, untuk mengatasi hal itu setiap Negara mengambil suatu tindakan yang drastis, salah satu contoh yaitu Negara Saudi Arabia yang pendapatan negaranya sebagian besar dari minyak, Negara petro dollar. Dikarenakan pendapatan dari minyak tidak bisa mencukupi kebutuhan negaranya, maka pemerintah Arab Saudi mengambil suatu tindakan yang spektakuler yaitu dengan mengalihkan kepada bidang lain, salah satunya yaitu sector pariwisata untuk menarik investasi dari dalam dan luar negeri.

 

Akibatnya akan berdampak terjadi perubahan besar pada kehidupan budaya, khususnya pada perempuan Arab Saudi.

Perubahan besar yang sedang berlangsung di Arab Saudi yaitu :

-        Perempuan jadi bebas mengekspresikan diri mereka sendiri dimana mereka tidak lagi mengenakan abaya hiam dan cadar yang dikenakan mereka saat ini sebagai busana wajib, tetapi dibebaskan untuk mengenakan abaya yang sesuai dengan pilihan mereka asalkan tetap berlaku sopan dan pantas dimata publik.

-        Mereka dibebaskan atau tidak diwajibkan untuk keluar rumah memakai hijab.

-        Aturan-aturan yang membatasi ruang perempuan dibatalkan misalnya mereka bisa menonton pertandingan olahraga atau konser musik yang bercampur dengan penonton laki-laki.

-        Perempuan diberi quota untuk menyampaikan aspirasi mereka dalam Dewan Penasihat Kerajaan (DPR).

-        Perempuan diberi kesempatan yang luas untuk berpartisipasi mensukseskan program-program pembangunan di segala bidang.

 

Aplikasi

Dalam menjalani kehidupan ini, sering kali Tuhan memberi peringatan dengan mengijinkan beberapa peristiwa yang terjadi, seperti peristiwa nyata yang terjadi dalam waktu ini yaitu peristiwa Tsunami di Aceh yang menelan korban lebih dari 200.000 jiwa, peristiwa gunung meletus, gempa bumi dan beberapa peristiwa bencana alam yang terjadi di beberapa wilayah di Indonesia dan yang baru kita alami dan sampai saat ini masih kita rasakan yaitu Pandemi Covid-19 yang juga melanda keseluruh dunia. Peristiwa ini terjadi merupakan peringatan-peringatan yang Tuhan berikan kepada kita, agar kita selalu bertobat akan segala perbuatan kita yang melanggar dari perintah Tuhan.

 

Oleh – Oleh

Allah kita adalah Maha Pengasih. Tuhan tidak menghendaki seorangpun untuk tidak diselamatkan, oleh sebab itu Tuhan memberi waktu dengan peringatan-peringatan yang diberikan untuk bertobat agar kita tidak binasa. Selalu ada kesempatan yang Tuhan berikan untuk bertobat.



Tidak ada komentar:

Posting Komentar

PRESENTASI MATHETES, YESAYA 2:1-5, OLEH IBU LANNIWATY

Kelompok Mathetes 08 November 2022 Perikop : Yesaya 2 : 1-5 NEGARA : Menantikan penggenapan janji Allah, dengan berjalan di dalam terang-Nya...