KESETIAAN ALA NABI HOSEA (Lihat Video)
Bagaimana sebetulnya menurut anda2 kesetiaan yang kita2 ingin / harus perbuat, yang berkenan bagi Tuhan, Allah Israel?
Hosea artinya keselamatan yang dari Tuhan. Tercatat dalam Alkitab, masa lalu banyak orang besar bernama Hosea misal Hosea bin Nun yang dikenal sebagai Yosua, jaman nabi Musa. Raja Israel, Hosea bin Ela yg berkuasa di Samaria, dan Hosea bin Beeri dalam perikop ini yang dipakai Tuhan untuk menunjukan hak prerogatif (otoritas) Allah
Dalam perikop kali ini bisa kita simak bersama tentang nabi Hosea dan kesetiaan nya pada Tuhan, walaupun amat sangat mungkin Hosea betul2 galau menerima perintah dari Tuhan. Perintah pertama, "Pergilah, kawinilah perempuan yang bersundal (amat sangat mungkin walau tidak dijelaskan bahwa masa lalu banyak wanita yang bertugas di kuil2 melayani menyembah nabi2 Ba'al). Pada ay 3, ditulis Hosea mengawini seorang perempuan sundal, Gomer binti Diblaim, yang kemudian melahirkan seorang anak laki2, yang di ayat selanjutnya bertambah 2 orang anak lagi.
Perintah ke-2, dalam ay 3-6 Hosea menunjukan tetap setia pada Tuhan Allah Israel, "Berilah nama Yizreel, Lo-ruhama dan Lo-ami. Masing2 nama yang diberikan dan ditetapkan Allah mempunyai arti dan tujuan, bisa kita baca di ay 7-9:
Yizreel dipakai Allah untuk rencana menghilangkan keturunan keluarga raja Yehu yang sangat kejam, merupakan hutang darah yang harus dibayar. Ini menunjukan otoritas Allah, juga dalam mengakhiri pemerintahan suatu kaum, Israel yang disayangi pun.
Lo-Ruhama berarti ' bukan yang dikasihi lagi, tidak disayangi dan tidak diampuni lagi. Merupakan pernyataan Tuhan bahwa Penolakan Israel sebagai umat Allah
Lo- Ami berarti bukan umatKu lagi, penyangkalan Allah terhadap kaum Isarel.
Sebaliknya Allah akan tetap menyayangi dan menyelamatkan kaum Yehuda yang masih taat.
Nabi Hosea menunjukan kesetiaan nya tanpa syarat, dengan mengikuti perintah2 Allah. Apakah hati Hosea dipelihara oleh Allah?, sehingga dapat menjadi cerminan kasih dan pengampunan Allah bagi orang yang memilih berbalik dan mengasihiNya.
Ibu bpk terkasih, Hosea berbuat sesuai dengan arti namanya, keselamatan. Ada keselamatan bagi yang setia, walau harus melewati masa2 sulit, pergumulan2 di hati yang mungkin orang lain tidak tahu. Ada keselamatan dari Allah bila negeri yang bersundal hebat sekalipun berbalik pada Allah dan tidak menyembah Tuhan atau ilah2 yang lain.
Dalam uraian perikop diatas, kita dapat melihat Kesetiaan tanpa syarat yang ditunjukan Nabi Hosea. Apakah Hosea takut atau khawatir? Tentu tidak, karena Allah nya pasti akan menolong (Yesaya 41:13), "Sebab aku ini Tuhan Allahmu memegang tangan kananmu dan berkata kepadamu ," janganlah takut, Akulah yang menolong engkau". Sama dengan kita sekalian, karakter dan kepercayaan kita teruji lewat penderitaan atau pun berbagai pergumulan. Hosea yang setia , menuruti perintah Tuhan, menjadi cerminan pemeliharaan, kasih dan pengampunan Allah bagi orang berdosa yang berbalik padaNya. Seperti didalam Ulangan 11:1, " Haruslah engkau mengasihi Tuhan, Allahmu, dan melakukan dengan setia kewajibanmu terhadap dia dengan senantiasa berpegang pada segala ketetapanNya, peraturanNya dan perintahNya.
Bagaimana dengan kita yang lebih sering mengabaikan Tuhan, dan mengejar kesenangan duniawi, padahal kita tetap dikasihi melalui pengorbanan , padahal kita tetap dikasihi melalui pengorbanan Yesus Kristus
Tuhan Yesus mengasihi kita.
Lies P.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar