Selasa, 08 November 2022

PRESENTASI MATHETES, YESAYA 2:1-5, OLEH IBU LANNIWATY

Kelompok Mathetes
08 November 2022
Perikop : Yesaya 2 : 1-5

NEGARA : Menantikan penggenapan janji Allah, dengan berjalan di dalam terang-Nya.

PULAU 1 :
Menantikan penggenapan janji Allah 

Kota penjelasan :
Yesaya menyampaikan bahwa ada pengharapan bagi bangsa Israel yaitu kehidupan baru yang lebih baik di masa mendatang (ay 2-4); hingga saat ini umat percaya masih menantikan penggenapan janji Tuhan tsb. (sampai Kristus datang kembali).  

Ayat 2-3:
Rumah Tuhan  akan berdiri tegak di Sion, akan ada masa dimana semua orang bukan hanya bangsa Israel, tapi dari berbagai belahan dunia mengarahkan dirinya ke Sion, sebab dari TUHAN sajalah sumber pengajaran (ada pertobatan)

Ayat 4   :
Allah  akan menjadi hakim yang Mahaadil, Mahabenar dan Mahakasih, sehingga tercipta kedamaian di antara segala bangsa.

Global view : 
Yeremia 29:11, 
sebab Aku ini mengetahui rancangan-rancangan apa yang ada pada-Ku mengenai kamu, demikianlah firman Tuhan, yaitu rancangan damai sejahtera dan bukan rancangan kecelakaan, untuk memberikan kepadamu hari depan yang penuh harapan

Ilustrasi :
Ibu yang sedang hamil, melewati kehamilannya tidak selalu mudah, ada rasa bahagia, namun ada saatnya susah, cemas, dll. 
Namun sang ibu akan tetap menjalaninya dan melakukan yang terbaik di dalam masa penantian kelahiran, karena ada pengharapan akan bertemu/melihat bayinya kelak. 

Aplikasi  :
Menantikan janji Tuhan dengan penuh pengharapan karena Tuhan pasti akan menggenapinya.

PULAU 2 :
Berjalan dalam terang Tuhan

Ayat 5 :
berjalan dalam terang Tuhan adalah setia mengikut Tuhan dan hidup dalam ajaran firman Tuhan.

Global view : 
Mazmur 25:10, 
Segala jalan Tuhan adalah kasih setia dan kebenaran bagi orang yang berpegang pada perjanjian-Nya dan peringatan-peringatan-Nya.

Ilustrasi :
kita hanya dapat menikmati terang listrik kalau kita berada di tempat yang ada aliran listriknya.

Aplikasi :
Penggenapan janji Tuhan akan kita nikmati ketika kita hidup di dalam terang-Nya.
 
Oleh-oleh : 
Janji Tuhan itu ya dan pasti bagi orang yang berharap kepada-Nya dan berjalan di dalam terang-Nya. 

Selasa, 25 Oktober 2022

EKSPOSISI 2 TES 3:1-15 OLEH VERA SIAHAAN -MATHETES

Eksposisi kelompok Mathetes
Perikop 2 Tesalonika 3 :1-15

Thema :
Permohonan Doa dan Perintah untuk Bekerja

Syalom,  bapak /ibu yang dikasihi Tuhan Yesus. 
Bapak ibu , dalam kehidupan kita sehari-hari pasti pernah mengalami pergumulan hidup,  rintangan /tantangan apakah masalah ekonomi, kesehatan, ketakutan,  kekhawatiran dsb. Apalagi pergumulan itu sudah lama dan kita merasa blm ada jalan keluar yg terbaik.   Jika saat kita menghadapi salah satu dari pergumulan tersebut,  kita butuh dukungan doa dari orang-orang yang ada didekat kita,  apakah itu keluarga, sahabat, grup pelayanan kita atau hamba Tuhan.  Kita butuh dukungan doa supaya kita kuat melewati pergumulan tersebut dan iman kita tidak goyah. 
Bapak ibu,  pada ayat 1-2 , Rasul Paulus menulis surat kepada jemaat di Tesalonika,  bahwa dia memohon dukungan doa dari jemaat di Tesalonika supaya :
Firman Tuhan beroleh kemajuan dan dimuliakan. 
Hamba Tuhan terlepas dari para pengacau dan orang-orang jahat. 
Beroleh iman yang kuat. 
Rasul Paulus memohon dukungan doa karena dia merasa banyak perlawanan hebat dari orang-orang yang tidak beriman yang menghambat pelayanannya dalam menyebarkan Firman Tuhan. 
Rasul Paulus mengetahui banyak orang-orang bukan hanya menolak untuk percaya,  bahkan mengancam semua orang yang percaya.  
Namun di ayat 3-5 , Rasul Paulus mengingatkan bahwa perlawanan dapat diatasi karena kita punya Allah yang setia yang lebih berkuasa dari segalanya .  Tuhan akan menguatkan hatimu,  dan memelihara kamu terhadap yang jahat.  Tuhan akan membantu ketaatan jemaat Tesalonika baik pada saat itu maupun yang akan datang.  Rasul Paulus mengajarkan,  teruslah melakukan dan akan melakukan firman Tuhan maka Tuhan akan menunjukkan hatimu kepada kasih Allah dan ketabahan Kristus.  

Bapak ibu,  dalam hidup kita perlu dukungan doa dari orang lain untuk menguatkan iman kita dalam menghadapi pergumulan hidup tapi apakah cukup hanya dukungan doa dari orang lain ? Tuhan juga rindu agar kita datang sendiri kepadaNya , berdoa dan berharap serta percaya bahwa Tuhan akan menguatkan kita dan memelihara kita serta menolong kita karena Tuhan berkata dalam kitab Matius 11:28 TB
Marilah kepada-Ku, semua yang letih lesu dan berbeban berat, Aku akan memberi kelegaan kepadamu. Dan Yakobus 5:16b(TB)  Doa orang yang benar, bila dengan yakin didoakan, sangat besar kuasanya.

Bapak ibu yang terkasih,  Rasul Paulus dalam setiap pelayanannya,  dia menunjukkan teladan/contoh kepada jemaat bahwa dia tidak lalai bekerja.  Hal ini dia pesankan kepada jemaat di Tesalonika karena masalah kemalasan untuk bekerja yang menguasai jemaat tersebut.  Rasul Paulus berpesan untuk menjauhi orang yang tidak bekerja dan tidak menuruti ajaran-ajaran yang telah diberikan.  
Keteladanan yang ditunjukkan Rasul Paulus ini,  agar dapat diikuti oleh jemaat sekalipun Rasul Paulus berhak untuk memperoleh bantuan keuangan ataupun roti dari jemaatnya, namun dia  berusaha dan berjerih payah siang malam,  supaya jangan jadi beban bagi siapapun.  

Bapak ibu, kenapa Rasul Paulus mengatakan, jika seorang tidak mau bekerja,  janganlah ia makan?  Rasul Paulus sudah beberapa kali memperingatkan atau menghimbau mereka untuk rajin bekerja.  Tetapi mereka menunjukkan ketidak inginan untuk bekerja dengan kata "tidak mau" . Peringatan ini juga dikatakan karena Rasul Paulus  mendengar berita yang tidak baik bahwa ada orang yang tidak tertib hidupnya dan tidak bekerja melainkan sibuk dengan hal-hal yang tidak berguna atau orang yang suka mencampuri urusan orang lain.  Rasul Paulus menegur dan memperingati serta menasehati dalam Tuhan Yesus orang-orang tersebut untuk tetap melakukan pekerjaannnya agar dia dapat makan makanannya sendiri.  

Demikian juga kita sebagai orang tua yang mempunyai anak , mungkin baru lulus SMA ataupun dari perguruan tinggi.  Pasti kita akan mengingatkan anak untuk mencoba mencari pekerjaan dan melamar pekerjaan di berbagai tempat . Knp??  Apakah karena kita sebagai orang tua sudah banyak mengeluarkan biaya selama anak sekolah?  Tentu bukan ya bapak ibu. Tapi sebagai orang tua kita mau anak kita untuk mulai berpikir untuk bertanggung jawab dalam hidupnya serta memikirkan masa depannya.  Dengan bekerja kita mau anak mulai belajar mengatur keperluannya dalam hal keuangan dan waktunya.  Sebab jika anak tidak ada kegiatan / bekerja,  maka anak akan menjadi malas dan mungkin hanya akan sibuk dengan teman-temannya dan menghabiskan waktu dengan percuma.  

Sebagai pesan terakhir Rasul Paulus kepada jemaat di Tesalonika adalah :
Janganlah jemu-jemu berbuat baik 
Tandailah orang-orang yang tidak mau mendengar apa yang dikatakan dan jangan bergaul dengan dia supaya dia malu
Tetapi janganlah anggap dia sebagai musuh , tetapi tegorlah dia sebagai seorang saudara.  

Bapak ibu,  apa yang menjadi teladan bagi hidup kita zaman sekarang ini? 
1. Tetaplah berdoa buat pelayanan hamba Tuhan dan setiap orang yang terbeban. 
2. Tetap percaya bahwa Tuhan tetap setia dan menunjukkan kasihNya kepada kita.  
3. Tetap bekerja agar kita dapat makan dari jerih payah kita sendiri
4. Tetap berbuat baik dan tidak menganggap seseorang sebagai musuh tetapi menegurnya sebagai saudara. 

Dengan kita mau mendukung doa bagi perluasan pekerjaan Tuhan dan hamba hamba-Nya, juga dengan hidup tertib dan rajin bekerja demi tidak menjadi beban bagi orang lain, maka kita telah berbagi dalam memperluas kerajaan Allah melalui kesaksian dan keteladanan hidup yang juga kita nyatakan.

Amin, Tuhan memberkati kita

Nasihat dan Peringatan

Presentasi Kelompok Ecclesia

Kitab 2 Tesalonika 3 : 1 - 15

 

 

Negara :

"Permohonan dan keyakinan serta nasihat dan peringatan Rasul Paulus kepada jemaat Tesalonika"

 

Pulau 1 :

Permohonan dan keyakinan Rasul Paulus.

 

Kota penjelasan :

         Rasul Paulus memohon agar jemaat Tesalonika mendoakan untuk:

Ø  Tugas penginjilannya supaya firman Tuhan beroleh kemajuan dan dimuliakan (ayat 1)

Ø  Tugas penginjilannya supaya terlepas dari para pengacau dan orang-orang jahat, sebab bukan semua orang beroleh iman. (ayat 2)

 

Rasul Paulus meyakinkan bahwa:

Ø  Allah itu setia, Ia akan menguatkan hatimu dan memelihara kamu terhadap yang jahat. (ayat 3)

Ø  Dalam Tuhan, apa yang dipesankan Paulus dilakukan dan akan dilakukan (ay 4)

Ø  Tuhan akan tetap menujukan hati mereka kepada kasih Allah dan kepada ketabahan Kristus (ayat 5)

Global View :

1 Korintus 10 : 13

Pencobaan-pencobaan yang kamu alami ialah pencobaan-pencobaan biasa, yang tidak melebihi kekuatan manusia. Sebab Allah setia dan karena itu Ia tidak akan membiarkan kamu dicobai melampaui kekuatanmu. Pada waktu kamu dicobai Ia akan memberikan kepadamu jalan ke luar, sehingga kamu dapat menangggungnya.

Yakobus 5 :16b

Doa orang yang benar, bila dengan yakin didoakan, sangat besar kuasanya.

 

 

Aplikasi :

Kita harus saling mendoakan agar pekerjaan pelayanan yang dipercayakan kepada kita mendapat kemajuan.

Ilustrasi : -

 

Pulau 2 :

Nasihat dan peringatan Rasul Paulus kepada jemaat Tesalonika.

 

Kota Penjelasan :

Paulus berpesan/memberi nasihat dan peringatan :

Ø  Dalam nama Tuhan Yesus Kristus, menjauhkan diri dari orang yang tidak melakukan pekerjaannya dan tidak menuruti ajaran yang telah mereka terima. (ayat 6)

Ø  Mengikuti teladan Paulus: untuk tidak lalai bekerja (ayat 7), tidak makan roti orang dengan percuma, berusaha dan berjerih payah siang malam, jangan menjadi beban bagi siapa pun (ayat 8)

Ø  Jika seorang tidak mau bekerja, janganlah ia makan (ayat 10)

Ø  Hidup tertib dan jangan sibuk dengan hal-hal yang tidak berguna. (ayat 11)

Ø  Tetap tenang melakukan pekerjaan. (ayat 12)

Ø  Agar janganlah jemu-jemu berbuat apa yang baik (ayat 13)

Ø  Menandai orang yang tidak mau mendengarkan dan jangan bergaul dengan dia, supaya ia menjadi malu (ayat 14)

Ø  Jangan menganggap sebagai musuh, tapi tegorlah sebagai seorang saudara (ayat 15)

 

Global View :

Roma 14:12 – demikianlah setiap orang di antara kita akan memberi pertanggungan jawab tentang dirinya sendiri kepada Allah.

Ulangan 18:19 – orang yang tidak mendengarkan segala firman-Ku yang akan diucapkan nabi itu demi nama-Ku, dari padanya akan Kutuntut pertanggungjawaban.

Kolose 3:23 – apa pun juga yang kamu perbuat, perbuatlah dengan segenap hatimu seperti untuk Tuhan dan bukan untuk manusia.

 

Aplikasi :

Hiduplah dengan penuh tanggung jawab untuk apa yang sudah dipercayakan kepada kita!

Ilustrasi : -

Sebaris kalimat dari penyair Inggris Samuel Taylor Coleridge berbicara tentang hubungan antara pekerjaan dan nilai. Semasa kuliah sampai tamat, dia pernah melakukan beragam pekerjaan, dari mengumpulkan barang-barang tua, mengirim buklet dari rumah ke rumah, mencuci piring, mengerjakan bangunan, sampai berjualan pakaian. Ia mengatakan, jika kita tidak menyukai pekerjaan kita, itu masih lebih baik daripada menganggur, dan itu masih dapat memberikan tujuan hidup yang nyata. Pekerjaan kita akan menjadi lebih bernilai jika kita bekerja bukan semata-mata untuk mendapatkan uang, tetapi untuk menyenangkan hati Tuhan. Ia menulis, "Pekerjaan tanpa pengharapan bagaikan minuman lezat dalam saringan, dan pengharapan tanpa suatu tujuan tak ada artinya." Ia menasihatkan, agar nilai pekerjaan kita tetap terjaga, kita harus memiliki pengharapan di dalam Tuhan, karenanya saat kita bekerja, bekerjalah seperti untuk Tuhan (Kolose 3:23), karena Dialah yang akan memberi upah.

Oleh – oleh : Jangan lelah dalam mengerjakan kebaikan. Berdoalah, hormatilah Allah dan jadilah kesaksian yang baik bagi orang lain saat Anda bekerja!

Minggu, 16 Oktober 2022

MAZMUR 66:1-20 oleh ibu Yessie dari Raja raja

Negara
Ajakan pemazmur untuk memuji dan memuliakan Allah dan respon pemazmur atas karya
Allah
P1
Ajakan pemazmur untuk memuji dan memuliakan Allah (1-12)
Mengapa harus memuji dan memuliakan Allah?
1. Kebesaran dan kedahsyatan Allah atas alam ciptaanNya (3,5,6)
2. Allah yang memerintah dan mengatur dunia (7-8)
3. Allah yang telah menjaga dan menyelamatkan umatNYa (9-12)
Ilustrasi
Tepat 1 tahun yl. anak saya yang tinggal di Toronto akan melahirkan anak ke 2. Saya harus
berangkat untuk menemani anak pertamanya ketika dia masuk rumah sakit. Waktu itu covid
sedang melonjak lagi dan penerbangan ke Toronto bisa ada bisa tidak. Ada penerbangan
via Hong Kong tapi tidak bisa saya pergunakan karena ada larangan warga Indonesia tidak
boleh masuk Hong Kong walaupun hanya transit. Akhirnya saya dapat terbang dengan
Japan Airline walaupun harus 2 x transit di Jepang dan Vancouver. Sebelum berangkat
harus PCR dan tiba di Canada PCR lagi, dan harus karantina 2 minggu. Pada waktu itu
saya was was takut hasil PCR positif. Saya mohon pada Tuhan kalau Tuhan ijinkan saya ke
Canada semuanya bisa berjalan lancar. Puji syukur pada Tuhan yang telah memimpin,
menolong dan memberi kesehatan. Bersorak sorailah bagi Tuhan, Allah sang penguasa.
Aplikasi
Tuhan kita ajaib, mari memuliakan Tuhan senantiasa.
GV
Mazmur 150 : 6
Biarlah segala yang bernafas memuji Tuhan.
Roma 15 : 11
Pujilah Tuhan, hai kamu semua bangsa-bangsa, dan biarlah segala suku bangsa memuji
Dia.
P2
Respon pemazmur atas karya Allah (13 - 20)
- Pemazmur memberikan persembahan yang terbaik bagi Tuhan, sesuai dengan
janjinya yang pernah diucapkan (13 - 15)
- Pemazmur bersaksi tentang mengalaman hidupnya, ia tetap setia (16 - 18)
- Pemazmur melakukan ibadahnya dengan tulus hati, sehingga Tuhan mendengar dan
memperhatikan permohonannya. (18 - 20)
Ilustrasi
Aplikasi
Berikanlah yang terbaik bagi Tuhan.
GV
Roma 12 : 1
Karena itu, saudara-saudara, demi kemurahan Allah aku menasihatkan kamu, supaya kamu
mempersembahkan tubuhmu sebagai persembahan yang hidup, yang kudus dan yang
berkenan kepada Allah: itu adalah ibadahmu yang sejati.
Oleh-oleh
Kebaikan Allah nyata tidak hanya ketika segala hal berjalan lancar dan aman, tetapi juga
ketika Allah menguji kita melewati semua permasalahan hidup sehingga kita menjadi lebih
baik lagi

YOEL 2:23-32 oleh Bpk. Hendra K.

Bogor-KPA, 11 Oktober 2022
Presentasi dari kelompok Mathetes

YOEL 2:23-32

Negara :
Bersorak dan bersukacitalah karena Allah berjanji memulihkan dan mencurahkan Roh Kudus-Nya serta menyelamatkan umat-Nya.

Pulau 1,
Bersorak dan bersukacitalah karena Allah berjanji memulihkan umat-Nya

Penjelasan,
Kita diajak oleh nabi Yoel untuk bersorak dan bersukacita bagi Allah, karena Dia telah berjanji dan berkenan memulihkan umat-Nya setelah mereka bertobat.

Dan janji janji pemulihan-Nya dapat kita lihat pada ayat 19-23-27

23, Sebab telah diberikan-Nya kepadamu hujan pada awal musim dengan adilnya, dan diturunkan-Nya kepadamu hujan, hujan pada awal dan hujan pada akhir musim seperti dahulu.
24, Tempat-tempat pengirikan menjadi penuh dengan gandum, dan tempat pemerasan kelimpahan anggur dan minyak.
25, Aku akan memulihkan kepadamu tahun-tahun yang hasilnya dimakan habis oleh belalang pindahan, belalang pelompat,belalang pelahap dan belalang pengerip, tentara-Ku yang besar yang Kukirim ke antara kamu.
26, Maka kamu akan makan banyak-banyak dan menjadi kenyang,dan kamu akan memuji-muji nama TUHAN, Allahmu, yang telah memperlakukan kamu dengan ajaib; dan umat-Ku tidak akan menjadi malu lagi untuk selama-lamanya.
27, Kamu akan mengetahui bahwa Aku ini ada di antara orang Israel, dan bahwa Aku ini, TUHAN, adalah Allahmu dan tidak ada yang lain; dan umat-Ku tidak akan menjadi malu lagi untuk selama-lamanya.

Global view,
Wahyu 3:19
Barangsiapa Kukasihi, ia Kutegor dan Kuhajar; sebab itu relakanlah hatimu dan bertobatlah!

2 Tawarikh 7:13-14
13 Bilamana Aku menutup langit, sehingga tidak ada hujan, dan bilamana Aku menyuruh belalang memakan habis hasil bumi, dan bilamana Aku melepaskan penyakit sampar di antara umat-Ku,
14 dan umat-Ku, yang atasnya nama-Ku disebut, merendahkan diri, berdoa dan mencari wajah-Ku, lalu berbalik dari jalan-jalannya yang jahat, maka Aku akan mendengar dari sorga dan mengampuni dosa mereka, serta memulihkan negeri mereka.

Mazmur 14:7
Ya, datanglah kiranya dari Sion keselamatan bagi Israel!
Apabila TUHAN memulihkan keadaan umat-Nya, 
maka Yakub akan bersorak-sorak, Israel akan bersukacita.

Ilustrasi,

Aplikasi,
Bersukacitalah karena Tuhan adalah Allah yang mengasihi kita dan sanggup serta telah memulihkan hidup kita.

Pulau 2,
Bersorak dan bersukacitalah karena Allah berjanji mencurahkan Roh Kudus-Nya serta menyelamatkan umat-Nya.

Penjelasan,
Setelah manusia bertobat dan mengalami pemulihan, maka kita mendapati bahwa Tuhan berjanji dan berkenan untuk memberikan Roh Kudus-Nya untuk tinggal di dalam hidup dan menyertai kita selamanya agar kita selalu beroleh kekuatan untuk tetap setia kepada Allah.

Yoel 2:28-29
"Kemudian dari pada itu akan terjadi,
bahwa Aku akan mencurahkan Roh-Ku ke atas semua manusia,
maka anak-anakmu laki-laki dan perempuan akan bernubuat;
orang-orangmu yang tua akan mendapat mimpi,
teruna-terunamu akan mendapat penglihatan-penglihatan.
Juga ke atas hamba-hambamu laki-laki dan perempuan
akan Kucurahkan Roh-Ku pada hari-hari itu.

Dan Allah juga melalui nabi Yoel mengingatkan bahwa hari Tuhan pasti akan tiba sebagai hari penghakiman Allah bagi dunia, di mana akan ada banyak kesusahan dan penderitaan terjadi atas umat manusia.
Tetapi kita diingatkan bahwa mereka yang berseru kepada nama Tuhan / hidup dalam pertobatan akan diselamatkan.

Yoel 2:30-32
30 Aku akan mengadakan mujizat-mujizat di langit dan di bumi: darah dan api dan gumpalan-gumpalan asap. 31 Matahari akan berubah menjadi gelap gulita dan bulan menjadi darah sebelum datangnya hari TUHAN yang hebat dan dahsyat itu.
32 Dan barangsiapa yang berseru kepada nama TUHAN akan diselamatkan, sebab di gunung Sion dan di Yerusalem akan ada keselamatan, seperti yang telah difirmankan TUHAN; dan setiap orang yang dipanggil TUHAN akan termasuk orang-orang yang terlepas.

Global view,
Yohanes 14:16-17, 26
16, Aku akan minta kepada Bapa, dan Ia akan memberikan kepadamu seorang Penolong yang lain, supaya Ia menyertai kamu selama-lamanya, 17, yaitu Roh Kebenaran. Dunia tidak dapat menerima Dia, sebab dunia tidak melihat Dia dan tidak mengenal Dia. Tetapi kamu mengenal Dia, sebab Ia menyertai kamu dan akan diam di dalam kamu.
26, tetapi Penghibur, yaitu Roh Kudus, yang akan diutus oleh Bapa dalam nama-Ku, Dialah yang akan mengajarkan segala sesuatu kepadamu dan akan mengingatkan kamu akan semua yang telah Kukatakan kepadamu.

Efesus 1:13
Di dalam Dia kamu juga - karena kamu telah mendengar firman kebenaran, yaitu Injil keselamatanmu - di dalam Dia kamu juga, ketika kamu percaya, dimeteraikan dengan Roh Kudus, yang dijanjikan-Nya itu.

Roma 8:14
Semua orang, yang dipimpin Roh Allah, adalah anak Allah.

Roma 10:9-10
Sebab jika kamu mengaku dengan mulutmu, bahwa Yesus adalah Tuhan, dan percaya dalam hatimu, bahwa Allah telah membangkitkan Dia dari antara orang mati, maka kamu akan diselamatkan.
Karena dengan hati orang percaya dan dibenarkan, dan dengan mulut orang mengaku dan diselamatkan.

Ilustrasi,

Aplikasi,
Bersukacitalah karena Allah telah mengaruniakan Roh Kudus-Nya untuk menyertai dan menguatkan agar tetap setia dan taat sampai akhir hidup kita.

Oleh oleh,
Bersorak sorailah bagi Tuhan dan bersukacitalah karena Dia itu baik dan bahwasanya untuk selama-lamanya kasih setia-Nya.

AMIN

Kamis, 29 September 2022

Menyatakan Syukur Atas Karya Allah yang Dahsyat

K P A, 27 September 2022

KELOMPOK  ECCLESIA

Perikop Mazmur 66 : 1-20

NEGARA :

Menyatakan syukur atas karya Allah yang dahsyat melalui pujian, persembahan, dan kesaksian.

Pulau 1:

Menyatakan syukur atas karya Allah yang dahsyat melalui pujian dan persembahan.

Kota Penjelasan :

Karya Allah yang dahsyat membuat pemazmur mengajak umat Israel:

1.     Untuk memuji, menyembah dan memuliakan Allah      (ayat 1-4)

2.     Memberikan persembahan (ayat 13-15)

Global View :

·        Mazmur 86 :12 " Aku hendak bersyukur kepada-Mu, ya Tuhan, Allahku, dengan segenap hatiku, dan memuliakan nama-Mu untuk selama-lamanya;"

·        Wahyu 4:11 " Ya Tuhan dan Allah kami, Engkau layak menerima puji-pujian dan hormat dan kuasa ; sebab Engkau telah menciptakan segala sesuatu; dan oleh karena kehendak-Mu semuanya itu ada dan diciptakan."

Ilustrasi :                  Cinta-Mu yang Ajaib

Beberapa tahun yang lalu, ketika tidak ada seorang pun yang mengingat hari ulang tahunku, orang-orang di sekelilingku lupa hari ulang tahunku. Hatiku merasakan sedih dan kecewa... Merasa tidak ada yang peduli padaku. Namun, ketika aku menatap kalender di dinding kamarku, aku melihat angka merah tepat di tanggal ulang tahunku. Kudekati dan kubaca catatan kecil dalam kalender itu, Jumat Agung. Tiba-tiba aku tersentak...ternyata hari ini hari Jumat Agung. Hari istimewa bagi orang Kristen... Dan hatiku tersentuh, inilah hadiah paling istimewa buatku...pengorbanan Tuhan Yesus di atas kayu salib. Tuhan sudah memberikan hadiah untukku jauh sebelum aku ada di dunia ini... Oleh karena Anugerah-Nya aku dapat mengakui Yesus sebagai Tuhan dan juru selamatku. Melalui salib-Nya, Tuhan sudah membuktikan Kasih-Nya yang ajaib buatku...karya Allah yang dahsyat.

Dengan spontan aku berdoa dan hanya kata terima kasih Tuhan...terima kasih. Pengorbanan-Mu di kayu salib melebihi kado apa pun di dunia ini...melebihi pelukan dan ucapan selamat ulang tahun. Ini kado ulang tahun terindah dalam hidupku. Hatiku menjadi penuh rasa haru dan bahagia.

Lalu dengan rasa syukur yang tak terkira, hari itu kutuliskan sebuah lagu dengan judul Cinta-Mu Ajaib. Lirik lagu itu demikian:

Terima kasih Tuhan cinta kasih-Mu

Terima kasih untuk pengorbanan-Mu

Terima kasih untuk kasih setia-Mu

Ajarku slalu bersyukur pada-Mu

 

 Reff : 

Trima kasih oh Yesusku

Cinta-Mu ajaib dalam hidupku

Trima kasih pengorbanan-Mu

Di kayu salib tuk selamatkanku

 

Aplikasi  :

Hendaknya kita sampaikan pujian dan persembahan dalam hidup sebagai ungkapan rasa syukur kepada Allah atas karya-Nya yang dahsyat.

Pulau 2:

Menyatakan syukur atas karya Allah yang dahsyat melalui kesaksian.

Kota Penjelasan :

Karya Allah yang dahsyat membuat pemazmur mengajak umat Israel:

1.     Mengingat karya Allah yang membebaskan, menguji dan memurnikan. (ayat 5-12)

2.     Bersaksi atas kasih setia dan jawaban doa Allah (ayat 16-20)

Global View :

·        Roma 8 : 26 " Demikian juga Roh membantu kita dalam kelemahan kita; sebab kita tidak tau, bagaimana sebenarnya harus berdoa; tetapi Roh sendiri berdoa untuk kita kepada Allah dengan keluhan-keluhan yang tidak terucapkan."

·        2 Timotius 1:8 " Jadi janganlah malu bersaksi tentang Tuhan kita dan janganlah malu karena aku, seorang hukuman karena Dia, melainkan ikutlah menderita bagi Injil-Nya oleh kekuatan Allah."

Ilustrasi :

Menyaksikan Kebaikan Tuhan

Gideon adalah seseorang yang bertipe introvert, maksudnya adalah dia lebih banyak diam dan tertutup dan bukan seseorang yang selalu periang, banyak bicara, dan mudah bergaul dengan siapa saja. Oleh karena itu Gideon menyadari bahwa dia bukan tipe orang yang terlalu suka bersaksi kepada orang lain, apalagi bersaksi di balik mimbar kepada jemaat yang hadir di gereja. Walaupun demikian, sebenarnya Gideon sadar bahwa sebagai orang yang telah diselamatkan oleh Allah, dan juga telah merasakan berkat-berkat Tuhan yang begitu melimpah dalam kehidupannya, Gideon menyadari sudah seharusnya dia juga menyaksikan tentang apa yang telah Tuhan lakukan dalam kehidupannya. Akhirnya Gideon ikut dalam pelayanan di gerejanya sebagai tim multi media dalam ibadah Minggu.

Aplikasi  :

Sebagai orang yang telah menerima kebaikan dan kebesaran Tuhan, maka bersaksilah terus sampai Tuhan datang.

Oleh-oleh :

Muliakanlah Allah melalui pujian, persembahan, dan kesaksian !

Selasa, 13 September 2022

Eksposisi Raja raja oleh Lanny

Eksposisi Kelompok Raja-raja
Perikop : 1 Timotius 6:6-19
13 September 2022

Merasa CUKUP di dalam TUHAN

Shalom, selamat malam bapak ibu yang dikasihi Tuhan Yesus. Semoga kita semua dalam keadaan baik dan sehat. Namun apapun keadaan kita saat ini, kiranya kita tetap bersyukur dan selalu percaya  kepada Tuhan yang  mencukupkan hidup kita.
Bapak, ibu beberapa bulan yang lalu suami saya diajak  temannya  untuk ikut investasi trading forex (jual beli mata uang asing), menurut temannya selama ber-investasi beberapa bulan, dia sudah mendapatkan keuntungan puluhan juta. Sebab itu dia berani ber-investasi hingga ratusan juta rupiah. Kelihatannya menarik, mudah dan menguntungkan. Namun saya dan suami berpikir, secara logika ini tidak masuk akal dan mencurigakan. Ternyata belakangan, teman suami saya tidak lagi mendapatkan keuntungan,  perusahaan investasinya ilegal dan dibekukan. Sampai sekarang uang yang diinvestasikannya tidak bisa ditarik kembali.
Ribuan orang juga tertipu oleh bujuk rayu Crazy Rich, Indra Kenz dan Doddie Salman,  yang sering memamerkan kekayaannya di media sosial, namun akhirnya mereka ditangkap polisi, karena kasus penipuan trading binary option. Banyak orang juga tergoda dengan tawaran melipat gandakan uang melalui "orang pintar", meskipun dengan cara yang aneh, mereka menuruti saja seperti kerbau dicucuk hidungnya. Mengapa begitu banyak orang mudah tertipu ? 
Bapak, ibu, dunia kita hari ini semakin membawa kita kepada sifat materialistik. Manusia semakin bergaya hidup konsumtif. Iklan-iklan berbagai produk, mulai dari kosmetik, makanan, pakaian, sampai kendaraan, berseliweran dan begitu memikat. Berbagai media sosial pun menampilan gaya hidup banyak orang secara terbuka dan terlihat. Semuanya ini membangkitkan hasrat banyak orang untuk  dapat tampil seperti orang lain dan  memiliki banyak uang untuk memenuhinya. Orang tidak lagi dapat membedakan antara "apa yang menjadi kebutuhan" dan "apa yang menjadi keinginan". Meskipun untuk mendapatkan keinginannya ditempuh cara-cara yang tidak benar, seperti korupsi, menipu, hingga membunuh orang untuk merampas hartanya. Apalagi kalau ada cara yang instan untuk mencapainya, mengapa tidak kita coba. Meskipun pada akhirnya kita mendapat kerugian. 
Ternyata, ini bukan hanya dilakukan oleh orang yang ekonominya minim, tapi  juga oleh orang-orang yang secara materi sudah berlebih. Mengapa,  karena orang selalu merasa tidak cukup dan ingin lebih. 
Bapak,ibu yang dikasihi Tuhan, dalam 1 Timotius 6 : 8, kita diingatkan pentingnya merasa "cukup". Bukan berarti kita menjadi santai dan tidak berusaha, karena untuk mencapai cukup dalam memenuhi kebutuhan hidup kita, tentunya kita tetap harus bekerja, seperti yang diperintahkan  Tuhan. Namun dalam usaha yang kita lakukan kita harus senantiasa bersandar kepada Tuhan yang kita percaya dapat mencukupkan hidup kita, dan bukan untuk berburu uang demi kekayaan. Sebab seperti yang dikatakan dalam 1 Timotius 6 :8-9 akar segala kejahatan itu ialah cinta uang. Sebab keinginan untuk berburu uang membuat orang menyimpang dari iman dan jatuh ke dalam pencobaan,  berbagai duka dan kebinasaan. 
Kata cukup dalam bahasa aslinya Yunani, adalah autarkeias yang hendak menunjukkan sikap hati yang merasa cukup dengan apa yang dimiliki. Tanpa rasa cukup, kita akan dikendalikan oleh nafsu duniawi dan keinginan daging. Namun sayangnya rasa tidak cukup, dirasakan hampir semua orang.
"Rasa cukup" itu memang relatif. Rasa cukup saya dengan bapak-ibu atau orang lain tentu tidak sama. Akan tetapi, kita dapat menguji apakah yang diingini itu memang benar-benar kebutuhan, atau hanya karena serakah dan untuk kesombongan atau meningkatkan harga diri. Kalau kita cukup dengan pakaian dan tas yang sederhana, mengapa  harus memaksakan diri untuk membeli yang mahal. Kalau kita merasa cukup dengan menyekolahkan anak di sekolah negeri, kenapa harus memaksakan diri untuk bersekolah di sekolah swasta terkenal yang mahal. Demikian juga, ketika kita  cukup dengan motor, kita harus merasa puas dengan motor. Namun kalau ternyata memang kita membutuhkan mobil, apa salahnya? Tapi jangan berupaya memiliki mobil dengan dasar kesombongan atau agar dipandang orang. 
Jadi tidak semua keinginan kita adalah kebutuhan yang harus dipenuhi.  Dalam 1 Timotius 6:8 dikatakan, "Asal ada makanan dan pakaian, cukuplah." Maksud ayat ini adalah adanya hal-hal penting yang membuat seseorang dapat menjalani hidup ini. Dalam doa Bapa kami, Yesuspun mengajarkan : berikanlah kami pada hari ini makanan kami yang secukupnya.
Bapak, ibu yang dikasihi Tuhan, perikop ini tidak dimaksudkan untuk mengatakan bahwa orang yang berusaha untuk menjadi kaya ataupun ingin memiliki sesuatu serta orang yang terlahir kaya,  itu salah, namun apa tujuannya dan dengan cara bagaimana ia mendapatkannya, apakah dipakai sesuai dengan kehendak Tuhan. Kitapun diingatkan untuk tidak terikat kepada harta dan kekayaan yang kita miliki, karena akan membuat kita tidak lagi mengandalkan diri kepada Allah, tetapi kepada sesuatu yang hanya bersifat sementara. 
Oleh karena itu, marilah kita membiasakan diri dengan rasa cukup atas apa yang kita miliki saat ini. Namun ketika kita membutuhkan sesuatu, berusahalah dengan mengandalkan Tuhan dan melakukannya di dalam kebenaran. Jika tujuan hidup kita hanyalah berupaya mengumpulkan banyak uang dan memiliki berbagai barang yang mahal dan mewah, supaya kita dipandang orang  dan  dapat bersenang-senang, maka kita menjadi sama seperti  perumpamaan Yesus tentang orang kaya yang bodoh, yang menimbun kekayaannya di dalam lumbung, dan tidak menyadari bahwa ada kehidupan setelah kematian dan kekayaannya di dunia tidak dapat dibawa. 
Dalam 1 Timotius 6:17-19, orang-orang kayapun diingatkan agar mereka berbuat baik, menjadi kaya dalam kebajikan dan suka memberi. Pesan ini, sesungguhnya ditujukan bukan hanya bagi mereka yang memiliki harta banyak, tapi  bagi semua orang tanpa kecuali. Ketika kita menerima Kristus sebagai Juruselamat kita, kita semua dipanggil untuk melakukan kebajikan, suka memberi dan berbagi kasih Kristus. Inilah harta sesungguhnya dalam hidup kita di masa mendatang.  Berapapun harta yang kita miliki di dunia, tidak dapat kita bawa ketika hidup kita di dunia berakhir, meskipun itu dimasukkan ke dalam peti mati kita. Tradisi dalam orang Cina ketika ada  yang meninggal, khususnya orang kaya, akan  dibuatkan duplikat berbagai barang seperti mobil, rumah, uang dll. lalu dibakar, agar orang yang meninggal itu tidak kekurangan di alam baka. Ini  menunjukkan, bahwa  benda apapun tidak akan pernah dapat dibawa ke alam baka, kecuali secara simbolik.
Bapak-ibu, sebagaimana dikatakan di atas, kita yang hidup berkelebihan dipanggil untuk mau berbagi kepada mereka yang membutuhkan, karena kita mempunyai tanggung jawab atas berkat-berkat yang dikaruniakan Allah kepada kita. Panggilan inipun berlaku bagi kita yang hidup biasa saja atau bahkan minim secara ekonomi,  karena sesungguhnya banyak cara untuk menyatakan kasih dan berkat Tuhan kepada sesama.
Sam Bankman-Fried adalah anak muda kaya raya dan suka beramal. Harta kekayaannya sekitar 314 triliun. Sejak kecil dia ingin menjadi manusia yang sangat kaya : "Aku ingin menjadi kaya bukan karena suka uang, tapi karena aku ingin memberikan uang itu untuk amal". Dan ketika ia berhasil, setengah kekayaannya disalurkan untuk donasi. 
Namun berbagi dan berbuat kebaikan, bukan hanya  dilakukan ketika kita punya harta  banyak. Kadang kita berpikir bagaimana mungkin saya dapat memberi, sedangkan saya tidak punya uang lebih, hanya cukup untuk memenuhi kebutuhan saya bahkan masih kurang. Karena itu, kita tidak pernah dapat memberi kepada orang lain. Mother Theresa memberikan dari kemiskinannya, memberikan yang ia miliki, memberi kasih, perhatian dan pelayanan kepada orang-orang miskin di India. Walaupun untuk melakukkannya mungkin diperlukan  pengorbanan atau apa yang kita lakukan terlihat sederhana, namun ketika kita melakukan dengan tulus, semuanya akan  berharga di mata sesama dan Tuhan.
Bapak, ibu, mari kita terus belajar dan memohon pimpinan Tuhan,  agar kita  dapat memiliki rasa rasa cukup di dalam Tuhan.
Dengan memiliki rasa cukup, maka kita mampu mengucap syukur kepada Tuhan. 
Dengan memiliki rasa cukup, kita dapat fokus bertanding dalam iman, karena tidak dibebani oleh nafsu duniawi dan kekuatiran. 
Dengan memilki rasa cukup, kitapun mampu berbuat kebaikan dan berbagi kepada orang lain.
Mari selama kita hidup di dunia, kita berjuang mengumpulkan harta yang kekal. Jangan mencintai uang melebihi cinta kita kepada Tuhan dan jangan menjadikan kekurangan kita dalam hal ekonomi membuat kita meninggalkan Tuhan. Sesungguhnya Tuhanlah pemilik segalanya dan IA akan mencukupkan kita yang mau percaya dan bersandar kepada-Nya. Amin.

PRESENTASI MATHETES, YESAYA 2:1-5, OLEH IBU LANNIWATY

Kelompok Mathetes 08 November 2022 Perikop : Yesaya 2 : 1-5 NEGARA : Menantikan penggenapan janji Allah, dengan berjalan di dalam terang-Nya...