Presentasi group Galatia tgl 19 Juli 2022
Perikop : Ibrani 12 : 18-29
Negara : Kekudusan Tuhan pada masa dahulu, masa sekarang serta tanggung jawab mempertahankan iman karena Tuhan itu Kudus.
Pulau 1 : Kekudusan Tuhan pada masa dahulu, masa sekarang (18-24)
Kota penjelasan :
Pada masa dahulu tidak semua orang /jemaat dapat datang langsung kepada Allah, hanya orang tertentu seperti nabi atau utusan Tuhan. Pada ayat 18-21 , bagaimana Tuhan menunjukkan kekudusan Nya dengan mengatakan bahwa kamu tidak datang ke gunung yang dapat disentuh dan api yang menyala-nyala kepada kekelaman, kegelapan dan angin badai. Bunyi sangkakala dan bunyi suara yang membuat mereka menjadi ketakutan dan bila mereka mendekat maka mereka akan binasa, bahkan binatang pun yang menyentuh gunung, harus dilempari dengan batu. Nabi Musa pun ketakutan dan gemetar melihat kekudusan Tuhan.
Tetapi pada masa sekarang dimana semua orang / jemaat dapat langsung kepada Tuhan. Pada ayat 22-24 , dikatakan tetapi kamu sudah datang ke Bukit Sion ke kota Allah yang hidup , Yerusalem sorgawi dan kepada beribu-ribu malaikat, kepada jemaat anak sulung dan kepada Allah yang menghakimi semua orang. Kepada Yesus pengantara perjanjian baru kepada darah pemercikan. Tidak ada lagi ketakutan / penghalang, jika kita benar-benar ingin datang kepada Tuhan, kita bisa langsung datang ke Bukit Sion ke tempat Maha Kudus Tuhan.
Ilustrasi : dalam dunia pendidikan sangat berbeda cara belajar mengajar masa dahulu jaman orangtua dengan masa sekarang jaman anak anak sekarang. Jaman dulu guru keras dalam mendidik anak dan anak harus nurut tapi sekarang guru harus lebih sabar dalam mendidik dan anak anak lebih dituntut untuk kreatif dan mandiri.
Aplikasi : perubahan dapat terjadi pada setiap orang . Tapi berubahlah lebih baik.
G. View :
- Keluaran 19: 12-13 (TB) Sebab itu haruslah engkau memasang batas bagi bangsa itu berkeliling sambil berkata: Jagalah baik-baik, jangan kamu mendaki gunung itu atau kena kepada kakinya, sebab siapa pun yang kena kepada gunung itu, pastilah ia dihukum mati.
Tangan seorang pun tidak boleh merabanya, sebab pastilah ia dilempari dengan batu atau dipanahi sampai mati; baik binatang baik manusia, ia tidak akan dibiarkan hidup. Hanya apabila sangkakala berbunyi panjang, barulah mereka boleh mendaki gunung itu."
- Ibrani 10:20 (TB) karena Ia telah membuka jalan yang baru dan yang hidup bagi kita melalui tabir, yaitu diri-Nya sendiri,
Pulau 2 : Tanggung jawab mempertahankan iman karena Tuhan itu Kudus ( 25-29 )
Kota penjelasan :
Kita yang sudah diberikan hak langsung untuk datang kepada Tuhan, diingatkan supaya jangan menolak Dia yang berfirman, baik yang menyampaikan firman Allah di bumi ( Pendeta, Pastor ) ataupun Dia yang berbicara dari sorga. Tuhan berjanji "satu kali lagi" Aku akan menggoncangkan bukan hanya bumi saja, melainkan langit juga. Ungkapan satu kali lagi menunjuk kepada perubahan pada apa yang dapat digoncangkan ( tidak setia, ragu-ragu) . Tapi kita patut mengucap syukur karena kita punya Allah yang kerajaanNya tidak tergoncangkan. Karena Tuhan kudus, kita patut bertanggung jawab untuk mempertahankan iman kita dengan tetap beribadah kepada Allah menurut cara yang berkenan kepadaNya dengan hormat dan takut. Sebab Allah kita adalah api yang menghanguskan .
Ilustrasi : Tuhan menyuruh seorang pemuda untuk mendorong batu yang besar. Setiap hari dia mendorong batu tersebut namun batu itu tidak bergeser sedikitpun karena terlalu besar. Akhirnya dia mengeluh dan ragu dan bertanya apakah ia gagal? Tuhan saya tidak dapat melakukan perintahMu. Tapi Tuhan berkata semua perintahNya tidak ada yang sia sia, lihat tanganmu menjadi berotot, punggung menjadi kekar dan kaki menjadi tegap. Melalui tugas itu ia telah bertumbuh dan menjadi jauh lebih kuat dari sebelumnya. Tuhan hanya menginginkan kita patuh hanya untuk mendorong batu bukan memindahkan batu karena saatnya Tuhan yang akan menggeser batu tersebut.
Aplikasi : jangan pernah goyah.
G. View :
- Ulangan 10:12 (TB) "Maka sekarang, hai orang Israel, apakah yang dimintakan dari padamu oleh TUHAN, Allahmu, selain dari takut akan TUHAN, Allahmu, hidup menurut segala jalan yang ditunjukkanNya, mengasihi Dia, beribadah kepada TUHAN, Allahmu, dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu,
- 1 Samuel 12:24 (TB) Hanya takutlah akan TUHAN dan setialah beribadah kepada-Nya dengan segenap hatimu, sebab ketahuilah, betapa besarnya hal-hal yang dilakukan-Nya di antara kamu.
Oleh-oleh : zaman boleh berubah tapi taat dan setia kepada Tuhan tidak berubah, tidak tergoncangkan oleh apapun .
Tuhan memberkati.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar